Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

Diagnosa Penyakit dari Keluhan jari tangan

Semua mahluk hidup tidak mesti punya jari, dan hanya manusia yang selalu punya jari baik jari tangan maupun jari kaki. Jari merupakan bagian tubuh yang berfungsi membantu tugas manusia dalam melakukan aktivitasnya, tentunya untuk pekerjaan yang bersifat motorik.

Jari tangan terdiri dari sekelompok ruas tulang yang dibungkus daging atau otot. Jari tangan digunakan hampir untuk seluruh pekerjaan manusia seperti mengetik, mengusap, mencabut, memukul, makan, minum dan lain-lain yang termasuk pekerjaan inti manusia dan dilakukan dalam keseharian.

Bagian dari jari tangan manusia adalah sebagai berikut:

  1. Jempol: berbeda dengan jari yang lain karena tempatnya agak sedikit mundur ke belakang, memiliki ruas jari lebih sedikit dan agak pendek. Digunakan untuk memegang suatu benda dan menekannya ke bagian jari yang lain.
  2. Jari Telunjuk: Merupakan jari yang digunakan untuk menunjukkan atau mengisyaratkan sesuatu dan merupakan jari yang sangat penting dalam kegiatan menulis, memainkan alat musik, dll.
  3. Jari Tengah: dinamakan jari tengah memang letaknya tepat di tengah antara 4 jari yang lain. Merupakan jari terpanjang daripada jari yang lain.
  4. Jari Manis: Terletak diantara jari kelingking dan jari tengah. Biasanya juga dipasang cincin di jari manis.
  5. Jari Kelingking: Jari yang letaknya di pinggir sendiri dan panjangnya hampir sama dengan Jempol tapi bentuknya lebih kecil

Sensor penyakit melalui jari tangan


Seperti kita ketahui pada setiap tubuh kita jika mendapatkan rangsangan maka akan disalurkan ke otak untuk diolah lebih lanjut, dan otak akan memberikan umpan balik (feedback) atas rangsangan tersebut. Misalnya jika kita menginjak duri, kulit mengirim informasi ke otak dan otak mengolahnya sehingga yang akan kita rasakan nantinya suatu rasa sakit dan kita akan sedikit melompat dan tangan kita memegang kaki dan mulut kita berteriak.


Satu rangsangan dapat menimbulkan beberapa reaksi pada tubuh kita. Dan waktu yang dibutuhkan untuk menerima rangsangan, mengolah rangsangan dan memberikan umpak balik adalah sangat cepat, mungkin 1/1000 detik.

Tuhan memberikan sistem seperti ini yang tidak mungkin manusia membuat yang sama. Manusia hanya bisa mempelajarinya.

Salah satu yang bisa dipelajari adalah sistem saraf yang ada di sekitar tangan. Menurut ilmu akupuntur tradisional, perubahan warna tangan, tegangnya otot tangan, serta kelembamannya dapat mengidentifikasikan kesehatan seseorang.

Tanda-tanda penyakit dapat diketahui jika tangan terasa sakit bila dipijat pada titik tertentu, warna tangan dari merah menjadi keunguan, tangan sangat keras bila dipijat, tangan terasa lembek, atau terjadi pembengkakan.

Titik yang sakit ketika dipijat mengindkasikan penyakit yang ada dalam tubuh kita. Dengan memijat titik-titik tersebut secara teratur akan meringankan penyakit yang kita derita.

Kenali Gangguan Kesehatan dari Telapak Tangan Anda

Telapak tangan adalah bagian saraf paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Tak heran bila telapan tangan bisa menunjukkan suatu penyakit yang ada di dalam tubuh seseorang.

Melalui telapak tangan, sebenarnya kita bisa mendeteksi lebih awal berbagai penyakit serta kelainan yang terjadi dalam tubuh kita, tanpa harus memeriksa lebih dulu ke dokter. Namun, untuk lebih memastikan penyakit atau kelainan tersebut boleh dikonfirmasi ke dokter untuk memberi pengobatan lebih lanjut.

Pada telapak tangan tersimpan 1000 rahasia kesehatan manusia. Analis telapak tangan atau 'The Sign of Hands' telah lama digunakan oleh bangsa Yunani. Itulah sebabnya mengapa analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan bagi orang-orang yang berprofesi di bidang pengobatan ketika hendak merawat atau mengobati pasien yang datang berobat.

Di antara bagian telapak tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit dalam tubuh manusia adalah, telapak tangan bagian atas, telapak tangan bagian belakang, semua jari (dari kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku.

Berikut bebarapa gangguan kesehatan yang bisa dideteksi melalui bagian telapak tangan kita:

Penyakit jantung

Penemuan terbaru menunjukkan osteoarthritis dalam jari dapat menjadi petunjuk peringatan awal bagi pria bahwa mereka memiliki penyakit jantung. Para ilmuwan Finlandia meneliti 8000 orang dengan melihat ujung jari kelingking yang bengkok ke dalam, ditemukan 46 persen pria lebih beresiko meninggal di usia muda akibat serangan jantung dibanding pria tanpa osteoarthritis.

Alasan hubungan ini belum jelas tetapi para ahli mengira hal ini akibat tingkat lemak yang tinggi dalam darah yang dapat menutupi arteri atau dapat juga osteoarthritis menujukan rendahnya tingkat hormon seks pria, testoteron, yang melindungi pria terhadap penyakit jantung. Para ahli mengatakan satu alasan bahwa jari memberikan petunjuk bernilai bagi kesehatan karena gen yang mengontrol perkembangan juga mengontrol testis pada pria dan sel telur pada wanita.

Kanker payudara

Wanita dapat diketahui mereka beresiko memiliki kanker payudara di usia muda dengan membandingkan kesamaan kedua jarinya. Jika telunjuk lebih panjang dari jari manis, ini artinya mereka lebih memilki tingkat ostrogen yang lebih tinggi, suatu hormon yang membantu pertumbuhan kanker.

Autisme

Sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2001 menunjukan anak autistic memiliki jari manis yang sangat panjang, ini menunjukkan mereka nampaknya memiliki jumlah testosteron yang tidak biasa dalam rahimnya yang mengakibatkan bentuk perilaku pria yang sangat berlebihan seperti kesulitan komunikasi dan kurang kesadaran terhadap kondisi emosional orang lain.

Masalah paru-paru

Ketika dokter melihat gejala masalah pernapasan, mereka seringkali memeriksa kuku tangan. Ini karena warna kulit dibawah kuku berubah menjadi corak biru ketika terjadi komplikasi pernapasan. Darah yang mengandung oksigen memiliki warna merah terang tetapi darah yang kehilangan oksigen berwarna merah gelap. Ini salah satu gejala yang muncul pada bayi yang mengidap bronchitis akut.

Stres

Dalam keadaan tertekan, tubuh akan mengeluarkan hormon streoid yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Tanda-tanda di telapak tangan orang yang mengalami stres adalah terdapat urat-urat biru atau hijau di pergelangan tangan, telapak tangan dan di sepanjang jari-jari. Serta terlihat jelas di betis kaki.

Kekurangan vitamin

Noda putih di ujung jari menunjukan kekurangan zat seng. Seng penting untuk menjaga sistem kekebalan. Sumber makan mengandung seng antara lain susu, tiram, ayam, biri-biri, semua jenis biji-bijian, kacang dan sayuran berdaun hijau.

Berikut beberapa cara Diagnosa penyakit melalui Telapak Tangan

Analisis telapak tangan “The Sign of Hand ” telah lama digunakan oleh bangsa Yunani sejak ribuan tahun yang lalu. Itulah sebabnya analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh seorang Herbalis ketika hendak merawat penyakit pasien yang berobat kepadanya.

Tangan merupakan bagian saraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Di antara bagian-bagian tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit yang berlaku pada manusia adalah; telapak tangan bagian atas, punggung tangan, semua jari (mulai dari kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku. Pengamatan pada telapak tangan adalah menyangkut perubahan warna dan perubahan fisik (biasanya bengkok ke kiri / kekanan / ke hadapan).

Masalah Kolon (Sembelit)

Penyakit bersumber dari masalah usus besar (kolon), dan sembelit merupakan masalah yang paling utama. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah sembelit dan permasalahan kolon lainnya adalah sebagai berikut:

  • Garis-garis ruas jari-jari pada punggung tangan berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
  • Garis-garis yang ada pada telapak tangan dan ruas seluruh jari berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
  • Terdapat bayangan kehitaman secara keseluruhan dari telapak tangan, menandakan lebih kronik dari garis-garis berwarna gelap di ruas jari-jari.
  • Apabila jari telunjuk dan jari tengah direntangkan terasa sakit, maka mengindikasikan juga adanya masalah sembelit.
  • Permasalahan usus besar lainnya dapat dilihat pada keadaan ibu jari (jempol) yang bengkok
  • Jari telunjuk bengkok juga mengindikasikan adanya permasalahan pada usus besar.

indikasi dari sembelit adalah sebagai berikut :

  • Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak cukup kadarnya.
  • Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak keluar habis.
  • Terjadi kekurangan air dalam badan (kurang air minum)
  • Selalu Mengantuk
  • Buang Air Besar selang satu hari atau bahkan selang dua hari
  • Buang Air Besar mencret, menandakan sembelit yang parah

Jika terjadi keadaan sembelit yang sangat parah, dapat ditherapy dengan puasa air putih, dimana kotoran yang menempel di usus / kolon akan dikeluarkan perlahan-lahan lewat BAB dan biasanya berwarna kehitaman seperti ter (aspal).

Sembelit adalah sebuah permasalahan (sumber penyakit), namun wujudnya berupa penyakit-penyakit degeneratif seperti kencing manis, darah tinggi, asam urat, dan sebagainya.

Masalah  Paru-paru / angin

Masuk angin tak bisa dipisahkan dengan masalah sembelit. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah angin adalah terdapat bintik-bintik putih di telapak tangan berwarna kemerah-merahan. Ada dua kemungkinan, jika dasar telapak tangan berwarna merah maka bintik-bintik berwarna putih. Dan sebaliknya jika dasar telapak tangan berwarna putih maka bintik-bintik berwarna merah. Hal ini diakibatkan oleh gas yang berlebihan.

indikasi dari Masuk angin adalah cepat marah / emosi; darah keluar lebih kental bila di bekam; suara tinggi dan pandangan tajam. Masuk angin ini terkait dengan masalah kolesterol.

Masalah Pikiran (Stress)

Alam fikiran menguasai 50% kesehatan pasien. Dalam keadaan tertekan (stress) yang berterusan tubuh akan mengeluarkan hormon steroid yang dapat melemahkan sistim imunity. Tanda-tanda di tangan pasien stress adalah terdapat urat-urat biru / hijau pergelangan tangan, telapak tangan dan disepanjang jari-jari serta sangat terlihat jelas di betis kaki.

indikasi dari stress adalah terlalu sedih, cepat marah / emosi; tidak nyenyak tidur dan terasa migrain. Masalah stress ini ada hubungannya dengan masalah jantung, paru-paru, dan kekurangan vitamin C.

Masalah Jantung

Masalah jantung tidak identik dengan penyakit jantung. Masalah jantung maksudnya adalah terdapat gangguan–gangguan pada organ jantung. Berlakunya arteriklorosis (penyumbatan arteri) adalah dikarenakan terjadinya kondisi stress yang berkepanjangan. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami gangguan jantung adalah sebagai berikut :

  • Jari kelingking yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ dalam jantung.
  • Jari Tengah yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ pembungkus jantung.
  • Tapak tangan berpeluh / berkeringat menandakan seseorang mengalami gangguan pada jantung, paru-paru, sesak nafas dan stress.
  • Kuku bergelombang juga mengindikasikan adanya permasalahan jantung.

Simptom dari masalah jantung adalah dada kiri terasa sakit, kebas pada jari-jari, nyeri seperti di tusuk, mudah terperanjat, berdebar-debar, tidak lelap/sukar tidur. Masalah ini ada hubungannya dengan masalah kolesterol atau tingginya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh.

Masalah Kolesterol

Masalah kolesterol hampir menimpa kebanyakan penduduk yang tinggal di wilayah pesisir pantai, yang diakibatkan oleh pola diet/makan. Masalah kolesterol sangat terkait erat dengan masalah jantung dan kardiovaskular. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan kolesterol ini adalah sebagai berikut :

  • Ruas ujung jari-jari berwarna lebih merah / lebih gelap dari ruas jari di bawahnya. semakin gelap warnanya menandakan kadar kolesterol di tubuh makin tinggi.
  • Telapak tangan berwarna merah, terlihat bengkak dan terdapat urat berwarna biru.

ciri dari masalah kolesterol adalah masalah emosi atau cepat marah. Masalah kolesterol terkait erat dengan masalah sembelit, masuk angin.

Masalah Alergi / Sinusitis

Masalah Alergi / Sinusitis hampir menimpa kebanyakan penduduk Asia. Masalah ini biasanya dikaitkan dengan masalah paru-paru (pernafasan) atau asma. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ini adalah terdapat urat-urat berwarna biru / kehijau-hijauan pada perut telapak tangan di bagian bawah ibu jari. Ibu Jari bagian atas kempot, juga menandakan berlakunya masalah sinusitis.

ciri dari masalah Alergi/Sinusitis adalah bersin-bersin, terutama di waktu pagi; rambut rontok, mata gatal, kaki pegal-pegal, cepat lelah, asma. Jika kondisi ini berkepanjangan maka akan menimbulkan masalah keputihan bagi perempuan, atau bawasir bagi laki-laki.

Masalah Inbalance Hormon (ketidakseimbangan Hormon)

Masalah inbalance hormon atau ketidak seimbangan hormon dapat menyebabkan berlakunya masalah berkurangnya keinginan seks (tapi tak identik dengan impotensi); masalah di rahim/peranakan. Masalah ini biasanya berlanjut pada masalah Tiroid, Ovarium, Prostat, Uterus, Fibroid (kista), Endrometris, dan Kanker Rahim.

Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan inbalance hormon adalah :

  • Telapak tangan berwarna pucat merah, terdapat urat berwarna biru dan terlihat sangat mencolok.
  • Telapak tangan licin/kesat dan kulit telapak tangan kering.
  • Terdapat bulan sabit terbalik hanya di kuku ibu jari menandakan hormon dalam keadaan balance. Sebaliknya apabila bulan sabit terbalik tersebut ada disemua kuku, atau ada di kuku-kuku lain selain ibu jari, maka menandakan terdapat masalah in balance hormon.
  • Jari Kelingking kempot menandakan berkurangnya kemampuan seks.
  • Ibu jari bengkok menandakan masalah kesuburan yang rendah.

ciri dari masalah in balance hormon adalah berkurangnya keinginan seks, perasaan rendah diri, kemurungan yang mendalam, bahkan depresi.

Masalah Wanita (Rahim dan Uterus)

Masalah wanita yang banyak dialami adalah masalah rahim jatuh (prolapsus); keputihan; senggugut; fibroid; endrometrosis. Masalah wanita ini apabila berkepanjangan akan menyebabkan terjadinya kanker rahim. Beberapa kondisi yang menyebabkan seorang wanita mudah terserang kanker :

  • Datang darah haid pada usia dibawah 10 tahun
  • Berhenti darah haid pada usia di atas 50 tahun
  • Tidak melahirkan anak
  • Melahirkan anak pada usia 35 tahun terutama anak sulung
  • Tidak menyusui anak
  • Pernah menderita kanker jinak (kista / tumor)
  • Memiliki garis keturunan terserang kanker
  • Pengguna Pil Kesuburan (Hormon) ataupun KB.

Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan wanita ini adalah :

  • Jari kelingking meruncing / menirus menandakan masalah rahim / peranakan.
  • Jari Kelingking bengkok bagian atasnya saja menandakan rahim jatuh (prolapsus); jika berkelanjutan akan mengarah pada permasalahan kista / tumor.

sebab dari masalah wanita adalah keputihan, dilep, stress dalam jangka waktu lama, cepat lelah.

Masalah Buah Pinggang (Ginjal)

Masalah buah pinggang yang banyak dialami adalah masalah pegal-pegal di pinggang, kencing tak tuntas, menahan kencing, batu karang/ginjal, kencing tak keluar (edena), kencing darah, dan lain sebagainya. Masalah Ginjal ada kaitannya dengan masalah hati dan jantung. Perlu diketahui bahwa kondisi kerusakan ginjal tidak melebihi 25% belum memberikan kesan sakit pada pasien. Apabila seorang Ayah/Ibu telah mengalami masalah ginjal, maka berdasarkan penelitian di Malaysia sekitar 60% anak yang dilahirkan akan mewarisi masalah ginjal tersebut.

Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ginjal ini adalah :

  • Ruas pertama dari seluruh jari –jari terlihat buncit / bengkak air.
  • Ruas pertama jari telunjuk berkerut-kerut / keriput, menandakan kurang air atau sering menahan air kencing, biasanya juga terlihat kelopak mata berwarna hitam.
  • Terasa sakit di tiga jari (ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah)
  • Ujung-ujung jari relatif tidak meruncing menandakan seseorang mengalami masalah ginjal, untuk wanita biasanya letak rahim tidak pada tempatnya.
  • Mata kaki bengkak atau mata bergelambir menandakan ada masalah ginjal dan jantung.
  • Ruas ujung jari-jari bengkok ke dalam menandakan adanya masalah batu karang/ginjal dan gout/asam urat.

sebab dari masalah ginjal adalah sakit di pinggang, obesitas, kebas ujung jari.

Masalah Lainnya

Selain tanda-tanda seperti yang diuraikan di atas, masih terdapat tanda-tanda lain yang bisa di lihat di telapak tangan, diantaranya adalah :

  • Apabila kuku bergelombang; strik (bergaris-2) dan telapak tangan keras / terdapat benjolan, ini menandakan keracunan / toksid heavy metal (logam berat).
  • Bawah mata dan telapak tangan terlihat pucat, banyak bintik-bintik putih dan urat berwarna biru tersebar merata menandakan seseorang mengalami masalah tekanan darah rendah atau anemia. Kondisi ini juga dapat di lihat jika kuku ditekan beberapa saat sampai berwarna putih, dan perlu waktu yang lama untuk kembali kekeadaan normal.
  • Adanya garisan di tepi perut ibu jari, terlihat bergetar berwarna biru/hijau, ini menandakan adanya masalah tiroid atau masalah gastric/maag (angin dalam usus). sebabnya adalah jika letih / lapar terasa sakit di ulu hati.
  • Mata minus atau pernah mengalami kecelakaan (accident), dapat dilihat juga pada ujung jari kelingking yang bengkok.
  • Tanda kadar gula yang tinggi dapat dilihat di punggung jari-jari pas di bawah kuku, semakin gelap warnanya maka semakin tinggi kadar gulanya.
  • Kuku berwarna agak kemerah-merahan (pink) menunjukan seseorang mudah bingung.
  • Kuku bergelombang menunjukan kelainan (gangguan) pada hati
  • Kuku bergaris menunjukan kelainan (gangguan pada ginjal)

Masalah Daya Tahan Tubuh (Sistim Imunity)

Dari keseluruhan tanda-tanda yang dijelaskan diatas, adalah baru sebatas indikasi adanya permasalahan pada organ yang bersangkutan. Permasalahan tersebut akan ujud pada pasien apabila sistim imunity tubuhnya dalam keadaan menurun/rendah. Tanda-tanda system imunity rendah adalah :

  • Ujung Jari manis terlihat bengkok mengindikasikan menurunnya sistim imunity. Selain itu juga terdapat masalah pada usus kecil dan usus 12 jari (masalah pencernaan). Ini ada kaitanya juga dengan masalah empedu, ulu hati dan maag.
  • Telapak tangan berwama hitam legam menandakan kondisi daya tahan tubuh lemah dan jelek.
  • Telapak tangan cekung atau berlopak (cukup dalam) menandakan sistim imunity yang rendah, juga menandakan adanya ganguan pada saraf dalaman. Jika diiringi rasa sakit di pundak / belikat, maka pada wanita ada kaitannya dengan rahim/peranakan. Jika pria ada kaitannya dengan tenaga hayat.

Contoh kasus berlakunya keadaan penyakit yang melibatkan keadaan telapak tangan cekung :

  • Pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun, jika memiliki telapak tangan yang cekung, ruas jari pertama buncit, adanya sembelit, warna telapak tangan kemerahan dan lembab, maka dapat dipastikan pasien tersebut telah mengidap kencing manis (diabetes).
  • Pada pasien wanita dewasa, yang memiliki telapak tangan yang cekung, dan juga mengalami gangguan pada hormon tiroid, telapak tangan kepucat-pucatan/kebiru-biruan, masalah angin yang kronik, masalah alergi maka dapat dipastikan pasien ini telah mengidap penyakit keputihan, fibroid dan endrometriosis.
  • Ujung jari tengah bengkok, terdapat bintik­-bintik putih, telapak tangan licin, gemuk dan berkeringat, menandakan seseorang mengidap stroke / koleps.

ada cara mudah untuk mengetahui risiko penyakit yang mungkin akan diderita. Bukan melalui cek laboratorium atau menelusuri riwayat kesehatan, tapi sesederhana melihat jari-jari tangan, terutama jari telunjuk dan jari manis.

Mungkin metode ini terdengar tidak masuk akal, tapi beberapa penelitian makin banyak dilakukan untuk mendukung metode ini. Yang terbaru adalah studi yang dimuat dalam British Journal of Cancer yang menyimpulkan bahwa ukuran jari telunjuk yang lebih panjang dari jari tangan lainnya lebih rendah risikonya untuk terkena kanker prostat.

Teorinya begini, panjang jari-jari tangan ditentukan sejak janin di dalam kandungan dan dipengaruhi oleh paparan hormon estrogen dan testosteron. Hormon seks pria, testosteron, memengaruhi panjang jari manis dan hormon estrogen memengaruhi panjang jari telunjuk.

Sebelum mengetahui risiko penyakit lain, pertama amati jari tangan Anda untuk melihat panjang jari telunjuk dan jari manis.

Jika jari manis lebih panjang dari telunjuk:

Anda berisiko mengalami penyakit: 

  • Osteoarthritis. Peneliti dari Universitas Nottingham menemukan orang yang jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk beresiko dua kali lipat menderita osteoarthirits di bagian lututnya. Tim peneliti menyimpulkan hal itu setelah mengukur jari-jari 2.000 orang
  • Anoreksia. Walau belum disimpulkan, tapi menurut John Manning, ahli biologi, ada bukti-bukti bahwa orang yang menderita anoreksia biasanya punya ukuran jari manis yang panjang.
  • Flu. Dalam penelitian yang dilakukan Manning terhadap 200 orang di Liverpool ditemukan orang yang jari manisnya panjang cenderung lebih mudah terkena flu. "Hormon testosteron berpengaruh pada sistem imun tubuh sehingga seseorang lebih mudah terpapar infeksi," katanya.
  • Autisme. Beberapa penelitian menunjukkan orang dalam kelompok jari manis panjang beresiko lebih tinggi menderita autisme atau ADHD.
  • Kabar baiknya, orang yang jari manisnya panjang cenderung tidak merokok. "Ini karena hormon testosteron berkaitan dengan tipe orang yang ekstrovert. Sementara itu kebiasaan merokok biasanya dilakukan orang yang introvert," kata Manning.

Jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis

Anda beresiko terkena penyakit: 

  • Kanker payudara atau serviks: Wanita berusia 35-75 tahun yang menderita kanker payudara biasanya memiliki ukuran jari telunjuk lebih panjang. Para peneliti menduga hal itu terkait dengan paparan estrogen di dalam kandungan. Hormon itu diketahui terkait dengan perkembangan kanker payudara.
  • Penyakit jantung: "Makin panjang ukuran jari manis, makin rendah risiko Anda terkena serangan jantung di usia muda," kata Manning. Ia berpendapat hormon testosteron bermanfaat untuk melindungi jantung.
  • Bulimia. "Kaum wanita lebih sering menderita bulimia dibanding pria dan fakta bahwa ukuran jari telunjuk yang panjang terkait bulimia makin menunjukkan bahwa hal ini berhubungan dengan paparan estrogen dalam kandungan," katanya.
  • Asma dan alergi.

Diagnosa penyakit dari kuku jari tangan

Sebetulnya semua penyakit dapat dilihat dari luar tubuh manusia. Mata, wajah, lidah dan kuku dapat mencerminkan kesehatan seseorang karena apa yang ada di dalam tubuh kita tercermin ke luar tubuh.

Salah satu bagian tubuh yang dapat mencerminkan kesehatan seseorang adalah kuku jari kita. Kuku jari kita berbentuk seperti bulan sabit yang terbalik, dan dengan ini kondisi kesehatan akan terbaca. Ada beberapa fakta yang aneh (karena jarang dan mungkin belum pernah kita dengar) tentang kuku jari yang harus kita ketahui.

Berikut adalah tanda-tanda yang harus diperhatikan jika muncul pada telapak tangan Anda:

Kuku berubah warna

Kuku yang sehat seharusnya berwarna merah muda. Jika kuku Anda berubah warna menjadi kuning kehijauan, maka kemungkinan besar Anda terkena infeksi jamur. Selain itu, kuku yang berwarna kuning juga bisa menjadi pertanda penyakit paru-paru. Sementara itu kulit yang terlihat gelap bisa menjadi tanda-tanda psoriasis. Jika ada perubahan warna pada kuku Anda, ada baiknya segera hubungi dokter.

Kuku berbentuk sendok

Kuku yang sehat terlihat lebar pada bagian bawah dan mengerucut pada bagian atas. Jika kuku Anda terlihat sebaliknya, dan menyerupai sendok, ini merupakan tanda kekurangan zat besi atau anemia. Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi suplemen zat besi atau banyak makan sayur yang berdaun. Jika kuku Anda terlihat sedikit menggembung seperti bola, maka ini lebih berbahaya lagi. Kuku yang seperti bola menunjukkan adanya penyakit dalam seperti kanker paru-paru atau penyakit jantung.

Benjolan pada jari

Benjolan pada jari yang dekat dengan kuku adalah tanda pertama untuk osteoarthritis. Benjolan ini muncul karena penyakit yang menyebabkan persendian merenggang dan memunculkan tulang baru.

Tangan bergetar

Tangan memang biasanya bergetar dalam skala tertentu, namun jika getaran tangan Anda bisa terlihat dan cenderung berlebihan, maka kemungkinan Anda memiliki gejala penyakit Parkinson, yang mempengaruhi sistem saraf. Namun, terkadang tangan yang gemetar juga bisa disebabkan oleh stres, ketakutan, kebanyakan minum alkohol atau kopi. Anda mungkin juga memiliki getaran tangan yang diturunkan oleh orang tua Anda. Jika tak yakin, segera periksakan pada dokter.

Kulit kering

Kulit yang sangat kering bisa menjadi tanda kelenjar tiroid yang kurang aktif dan menyebabkan kulit kehilangan kelembaban. Ini juga bisa berarti Anda terkena alergi dari sabun atau kosmetik. Tangan juga kehilangan kelembaban ketika wanita mengalami menopause, karena kebanyakan kulit menjadi kering ketika tingkat hormon estrogen wanita menurun.

Telapak tangan merah

Sejak dulu, dokter melihat tangan yang merah sebagai tanda kelainan lever. Tangan yang terlihat merah disebabkan oleh pembuluh darah yang melebar. Hal ini disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang karena kerusakan pada lever. Tanda merah sering terlihat pada tepi luar pergelangan tangan, pangkal ibu jari, sepanjang pergelangan tangan dan jari kelingking. Tanda-tanda lainnya adalah kuku yang berwarna putih dan kulit yang kuning.

Telapak tangan berkeringat

Telapak tangan sering menjadi panas dan berkeringat ketika Anda gugup atau cemas. Namun jika hal ini terus terjadi, maka kemungkinan ada ada yang bermasalah dengan kelenjar tiroid Anda. Tiroid yang terlalu aktif menyebabkan peningkatan metabolisme. Ini berarti Anda membakar terlalu banyak kalori dan berkeringat lebih banyak.

Sekarang, coba lihat telapak tangan Anda. Adakah tanda-tanda seperti di atas? Jika iya, maka belum terlambat untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
READ MORE - Selengkapnya

Pengobatan Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)


Tekanan darah adalah kekuatan yang digunakan oleh darah yang bersirkulasi pada dinding-dinding dari pembuluh-pembuluh darah, dan merupakan satu dari tanda-tanda vital yang utama dari kehidupan, yang juga termasuk detak jantung, kecepatan pernapasan, dan temperatur. 

Tekanan darah dihasilkan oleh jantung yang memompa darah kedalam arteri-arteri dan diatur oleh respon oleh arteri-arteri pada aliran darah. Tekanan darah perorangan dinyatakan sebagai tekanan darah sistolik/diastolik, contohnya, 120/80. 

Tekanan darah sistolik (angka yang diatas) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung berkontraksi dan memompa darah kedalamnya. Tekanan darah diastolik (angka yang dibawah) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung mengendur (relax) setelah ia berkontraksi. Tekanan darah selalu adalah lebih tinggi ketika jantung sedang memompa daripada ketika ia sedag mengendur (relax).


Tekanan darah sistolik untuk kebanyakan kaum dewasa sehat jatuh antara 90 dan 120 milimeter air raksa (mm Hg). Tekanan darah diastolik normal jatuh antara 60 dan 80 mm Hg.
Petunjuk-petunjuk sekarang ini menentukan tekanan darah normal lebih rendah dari 120/80.
Tekanan darah diatas 130/80 dipertimbangkan tinggi.

Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko mengembangkan:

  • penyakit jantung, penyakit ginjal, 
  • pengerasan dari arteri-arteri (atherosclerosis atau arteriosclerosis), 
  • kerusakan mata, dan stroke 
Tekanan darah rendah (hypotension)
adalah tekanan begitu rendah yang menyebabkan gejala-gejala atau tanda-tanda yang disebabkan oleh aliran darah yang rendah melalui arteri-arteri dan vena-vena. Ketika aliran darah terlalu rendah untuk menyerahkan oksigen dan nutrisi-nutrisi yang cukup pada organ-organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal, organ-organ tidak berfungsi secara normal dan mungkin rusak secara permanen.

Tidak seperti tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah ditentukan terutama oleh tanda-tanda dan gejala-gejala dari aliran darah yang rendah dan tidak oleh angka tekanan darah yang spesifik. Beberapa individu-individu mungkin mempunyai tekanan darah dari 90/50 dengan tanpa gejala-gejala dari tekanan darah rendah dan oleh karenanya tidak mempunyai tekanan darah rendah.
Bagaimanapun, yang lain-lain yang normalnya mempunyai tekanan darah tinggi mungkin mengembangkan gejala-gejala tekanan darah rendah jika tekanan darah mereka jatuh ke 100/60.

Bagaimana Tekanan Darah Dihasilkan ?
Sewaktu pengenduran (relaksasi) dari jantung (diastole) bilik kiri jantung (left ventricle of the heart) terisi dengan darah yang kembali dari paru-paru. Kemudian bilik kiri (left ventricle) berkontraksi dan memompa darah kedalam arteri-arteri (systole). Tekanan darah sewaktu kontraksi dari bilik (tekanan sistolik) ketika darah secara aktif disemburkan kedalam arteri-arteri adalah lebih tinggi daripada sewaktu pengenduran (relaksasi) dari bilik (tekanan diastolik). Nadi yang kita dapat rasakan ketika kita menaruh jari-jari tangan kita diatas arteri disebabkan oleh kontraksi dari bilik kiri. Tekanan darah ditentukan oleh dua faktor: Jumlah darah yang dipompa oleh bilik kiri jantung kedalam arteri-arteri, dan tahanan (resisten) pada aliran darah yang disebabkan oleh dinding-dinding dari arterioles (arteri-arteri yang lebih kecil).

Umumnya, tekanan darah cenderung lebih tinggi jika lebih banyak darah yang dipompa kedalam arteri-arteri atau jika arteriol-arteriol adalah sempit dan kaku. Arteriol-arteriol yang sempit dan kaku, dengan menahan aliran darah, meningkatkan tekanan darah. Ini seringkali terjadi ketika pasien-pasien yang lebih tua mengembangkan atherosclerosis. Tekanan darah cenderung lebih rendah jika lebih sedikit darah yang dipompa kedalam arteri-arteri atau jika arteriol-arteriol adalah lebih besar dan lebih lentur dan, oleh karenanya, mempunyai lebih sedikit tahanan (resisten) pada aliran darah.

Bagaimana Tubuh Memelihara Tekanan Darah Yang Normal ? 
Tubuh mempunyai mekanisme-mekanisme untuk merubah dan memelihara tekanan darah dan aliran darah. Ada sensor-sensor yang merasakan tekanan darah pada dinding-dinding dari arteri-arteri dan mengirim sinyal-sinyal ke jantung, arteriol-arteriol, vena-vena, dan ginjal-ginjal yang menyebabkan mereka untuk membuat perubahan-perubahan yang menurunkan atau meningkatkan tekanan darah.

Ada beberapa cara-cara dimana tekanan darah dapat disesuaikan:


  • dengan menyesuaikan jumlah darah yang dipompa oleh jantung kedalam arteri-arteri (cardiac output), 
  • jumlah darah yang terisi di vena-vena, 
  • tahanan arteriol, dan volume darah. 
Jantung dapat mempercepat dan berkontraksi lebih sering dan ia dapat menyemburkan lebih banyak darah dengan setiap kontraksi. Kedua respon ini meningkatkan aliran darah kedalam arteri-arteri dan meningkatkan tekanan darah. Vena-vena dapat meluas dan menyempit. Ketika vena-vena meluas, lebih banyak darah dapat disimpan di vena-vena dan lebih sedikit darah yang kembali ke jantung untuk dipompa kedalam arteri-arteri. Sebagai akibatnya, jantung memompa lebih sedikit darah, dan tekanan darah lebih rendah.

Pada sisi lain, ketika vena-vena menyempit, lebih sedikit darah yang tersimpan di vena-vena, lebih banyak darah yang kembali ke jantung untuk dipompa kedalam arteri-arteri, dan tekanan darah lebih tinggi. Arteriol-arteriol dapat meluas dan menyempit. Arteriol-arteriol yang meluas menciptakan lebih sedikit tahanan (resisten) pada aliran darah dan mengurangi tekanan darah, dimana arteriol-arteriol yang menyempit menciptakan lebih banyak tahanan (resisten) dan menaikan tekanan darah.

Ginjal dapat merespon pada perubahan-perubahan pada tekanan darah dengan meningkatkan atau mengurangi jumlah urin yang dihasilkan.

Urin terutama adalah air yang dikeluarkan dari darah. Ketika ginjal membuat lebih banyak urin, jumlah (volume) dari darah yang mengisi arteri-arteri dan vena-vena berkurang, dan ini menurunkan tekanan darah. Jika ginjal-ginjal membuat lebih sedikit urin, jumlah darah yang mengisi arteri-arteri dan vena-vena meningkat dan ini meningkatkan tekanan darah.

Dibanding dengan mekanisme-mekanisme lain untuk penyesuaian tekanan darah, perubahan-perubahan pada produksi urin mempengaruhi tekanan darah secara perlahan melalui waktu yang berjam-jam dan berhari-hari. Mekanisme-mekanisme lain adalah efektif dalam waktu yang berdetik-detik.

Contohnya;
volume darah yang rendah yang disebabkan oleh perdarahan (seperti perdarahan borok di lambung anda atau dari pencabikan yang buruk dari luka) dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Tubuh secara cepat merespon pada volume dan tekanan darah yang rendah dengan penyesuaian-penyesuaian berikut yang semuanya meningkatkan tekanan darah: Detak jantung meningkat dan kontraksi-kontraksi jantung yang dengan sekuat tenaga meningkat, jadi lebih banyak darah dipompa melaui jantung. Vena-vena menyempit untuk mengembalikan lebih banyak darah ke jantung untuk dipompa. Aliran darah ke ginjal-ginjal berkurang untuk mengurangi pembentukan urin dan dengan demikian meningkatkan volume darah di arteri-arteri dan vena-vena. Arteriol-arteriol menyempit untuk meningkatkan tahanan (resisten) pada aliran darah. Respon-respon yang dapat menyesuaikan diri ini akan mempertahankan tekanan darah dalam batasan normal kecuali kalau kehilangan darah menjadi begitu buruk yang membuat respon-respon menjadi kewalahan.

Apakah Tekanan Darah Rendah Buruk Untuk Kesehatan Anda ? 
Orang-orang yang mempunyai tekanan-tekanan darah rendah mempunyai risiko yang lebih rendah dari stroke, penyakit ginjal, dan penyakit jantung. Olahragawan-olahragawan, orang-orang yang berolahraga secara teratur, orang-orang yang memelihara berat badan yang ideal, dan orang-orang bukan perokok cenderung mempunyai tekanan-tekanan darah yang lebih rendah. Oleh karenanya, tekanan darah rendah diinginkan sepanjang ia tidak cukup rendah untuk menyebabkan gejala-gejala dan merusak organ-organ di tubuh.

Tanda-Tanda Dan Gejala-Gejala Tekanan Darah Rendah 
Ketika tekanan darah tidak mencukupi untuk menyerahkan darah yang cukup ke organ-organ tubuh, organ-organ tidak bekerja dengan baik dan mungkin dirusak secara permanen. Contohnya, jika tidak cukup darah mengalir ke otak, sel-sel otak tidak menerima cukup oksigen dan nutrisi-nutrisi, dan seseorang dapat merasakan kepala yang ringan, pening, atau bahkan pingsan.

Pergi dari posisi duduk atau berbaring ke posisi berdiri seringkali menimbulkan gejala-gejala dari tekanan darah rendah. Ini terjadi karena berdiri menyebabkan darah untuk "menempat" di vena-vena dari tubuh bagian bawah, dan ini dapat menurunkan tekanan darah.

Jika tekanan darah sudah rendah, berdiri dapat membuat tekanan darah memburuk, ke titik dari penyebab gejala-gejala. Pengembangan dari kepala yang ringan, pening, atau pingsan atas berdiri yang disebabkan oleh tekanan darah rendah disebut orthostatic hypotension.

Individu-individu yang normal mampu untuk mengkompensasi secara cepat untuk tekanan rendah yang diciptakan oleh berdiri dengan respon-respon yang didiskusikan sebelumnya dan tidak mengembangkan orthostatic hypotension. 

Ketika ada tekanan darah yang tidak cukup untuk menyerahkan darah ke arteri-arteri koroner (arteri-arteri yang menyuplai darah ke otot jantung), seseorang dapat mengembangkan nyeri dada (suatu gejala dari angina) atau bahkan serangan jantung.

Ketika darah yang tidak cukup dialirkan ke ginjal-ginjal, ginjal-ginjal gagal untuk mengeliminasi pembuangan-pembuangan dari tubuh, contohnya, urea dan creatinine, dan peningkatan pada tingkat-tingkat mereka di darah terjadi (contohnya, kenaikan-kenaikan dari blood urea nitrogen atau BUN dan serum creatinine).


Shock adalah kondisi yang mengancam nyawa dimana tekanan darah rendah yang gigih menyebabkan organ-organ seperti ginjal-ginjal, hati, jantung, paru, dan otak untuk gagal secara cepat. Penyebab Tekanan Darah Rendah Kondisi-kondisi yang mengurangi volume darah, yang mengurangi cardiac output (jumlah darah yang dipompa oleh jantung), dan obat-obat adalah penyebab-penyebab yang sering dari tekanan darah rendah.


Dehidrasi adalah umum diantara pasien-pasien dengan mual, muntah, dan diare yang berkepanjangan. Jumlah-jumlah yang besar dari air hilang ketika muntah dan dengan diare, terutama jika pasien tidak minum jumlah-jumlah cairan yang cukup untuk menggantikan air yang menipis/habis. Penyebab-penyebab lain dari dehidrasi termasuk olahraga, berkeringat, demam, dan kelelahan karena panas, atau serangan panas. Individu-individu dengan dehidrasi ringan mungkin mengalami hanya kehausan dan mulut yang kering. Dehidrasi yang sedang sampai berat mungkin menyebabkan orthostatic hypotension (dinyatakan dengan keringanan kepala, pening-pening, atau pingsan sewaktu berdiri).

Dehidrasi yang diperpanjang dan berat dapat menjurus pada shock, gagal ginjal, kebingungan, acidosis (terlalu banyak asam di darah), koma, dan bahkan kematian. Perdarahan sedang atau berat dapat secara cepat menghabiskan darah dari tubuh seseorang, menjurus pada tekanan darah rendah atau orthostatic hypotension.

Perdarahan dapat berakibat dari trauma, komplikasi-komplikasi operasi, atau dari kelainan-kelainan pencernaan seperti borok-borok, tumor-tumor, atau diverticulosis. Adakalanya, perdarahan mungkin begitu berat dan cepat (contohnya, perdarahan dari pecahnya aortic aneurysm) sehingga ia menyebabkan shock dan kematian dengan cepat.

Peradangan yang berat dari organ-organ didalam tubuh seperti pankreatitis akut dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Pada pankreatitis akut, cairan meninggalkan pembuluh-pembuluh darah memasuki jaringan-jaringan yang meradang disekitar pankreas begitu juga rongga perut, menghabiskan/menipiskan volume darah. Penyebab-penyebab tekanan darah rendah yang disebabkan oleh penyakit jantung Otot jantung yang melemah dapat menyebabkan jantung untuk gagal dan mengurangi jumlah darah yang dipompanya. Satu penyebab yang umum dari otot jantung yang melemah adalah kematian dari bagian yang besar dari otot jantung yang disebabkan oleh serangan jantung tunggal yang besar atau serangan-serangan jantung yang lebih kecil yang berulangkali.

Contoh-contoh lain dari kondisi-kondisi yang dapat melemahkan jantung termasuk obat-obat yang beracun pada jantung, infeksi-infeksi dari otot jantung oleh virus-virus (myocarditis), dan penyakit-penyakit klep jantung seperti aortic stenosis.

Pericarditis adalah peradangan dari pericardium (kantong yang mengelilingi jantung). Pericarditis dapat menyebabkan cairan menumpuk didalam pericardium dan menekan jantung, membatasi kemampuan jantung untuk mengisi dan memompa darah.

Pulmonary embolism adalah kondisi dimana bekuan darah di vena (deep vein thrombosis) terlepas dan bergerak ke jantung dan akhirnya ke paru. Bekuan darah yang besar dapat merintangi aliran darah kedalam bilik kiri (left ventricle) dari paru-paru dan secara parah mengurangi darah yang kembali ke jantung untuk dipompa.

Pulmonary embolism adalah keadaan darurat yang mengancam nyawa. Denyut jantung yang lambat (bradycardia) dapat mengurangi jumlah darah yang dipompa oleh jantung. Angka detak jantung istirahat untuk seorang dewasa sehat adalah antara 60 dan 100 detak/menit. Bradycardia (angka-angka detak jantung istirahat yang lebih perlahan dari 60 detak/menit) tidak selalu menyebabkan tekanan darah rendah.

Faktanya, beberapa olahragawan-olahragawan yang sangat terlatih dapat mempunyai angka-angka detak jantung di 40 dan 50 (detak per menit) tanpa gejala-gejala apa saja. (Angka-angka detak jantung yang perlahan diimbangi dengan kontraksi-kontraksi jantung yang lebih bertenaga yang memompa darah daripada pada bukan olahragawan-olahragawan.) Namun pada banyak pasien-pasien bradycardia dapat menjurus pada tekanan darah rendah, keringanan kepala, pening, dan bahkan pingsan.

Beberapa sebab-sebab umum untuk bradycardia termasuk:
  • sick sinus syndrome, 
  • heartblock, dan 
  • keracunan obat. 
Banyak dari kondisi-kondisi ini terjadi pada kaum tua.
Sick sinus syndrome: Sick sinus syndrome terjadi ketika sistim elektrik jantung yang berpenyakit tidak dapat menghasilkan sinyal-sinyal cukup cepat untuk memelihara denyut jantung yang normal.

Heart block: Heart block terjadi ketika jaringan-jaringa khusus yang memancarkan arus listrik di jantung dirusak oleh serangan-serangan jantung, degenerasi dari atherosclerosis, dan obat-obat. Heart block mencegah beberapa atau seluruh dari sinyal-sinyal elektrik mencapai sisa dari jantung, dan ini mencegah jantung berkontraksi secepat seperti biasa yang ia lakukan.

Keracunan obat: Obat-obat seperti digoxin (Lanoxin) atau beta blockers untuk tekanan darah tinggi, dapat memperlambat pemancaran kelistrikan pada jantung secara kimia dan dapat menyebabkan bradycardia dan hypotension (lihat bagian bawah "Obat-obat yang menyebabkan tekanan darah rendah"). Denyut jantung yang cepatnya secara abnormal (tachycardia) juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Contoh dari tachycardia yang paling umum yang menyebabkan tekanan darah rendah adalah atrial fibrillation. Atrial fibrillation adalah kelainan dari jantung yang dikarakteristikan oleh pelepasan-pelepasan elektrik yang cepat dan tak teratur dari otot jantung yang menyebabkan bilik-bilik untuk berkontraksi secara tak teratur dan (biasanya) dengan cepat. Bilik-bilik (ventricles) yang berkontraksi dengan cepat tidak mempunyai cukup waktu untuk mengisi secara maksimal dengan darah sebelum setiap kontraksi, dan jumlah darah yang dipompa berkurang meskipun dengan denyut jantung yang lebih cepat. Irama-irama jantung lain yang cepatnya abnormal seperti ventricular tachycardia juga dapat menghasilkan tekanan darah rendah, adakalanya bahkan shock yang mengancam nyawa. 

Obat-obat yang menyebabkan tekanan darah rendah Obat-obat seperti calcium channel blockers, beta blockers, dandigoxin (Lanoxin) dapat memperlambat denyut dimana jantung berkontraksi. Beberapa orang-orang yang lebih tua adalah sangat sensitif pada obat-obat ini karena mereka lebih mungkin mempunyai jantung-jantung dan jaringan-jaringan penghantar elektrik yang berpenyakit. Pada beberapa individu-individu, denyut jantung dapat menjadi perlahanya secara berbahaya bahkan dengan dosis-dosis yang kecil dari obat-obat ini.

Obat-obat yang digunakan dalam merawat tekanan darah tinggi (seperti ACE inhibitors, angiotensin receptor blockers, beta blockers, calcium channel blockers, dan alpha-blockers) dapat secara berlebihan menurunkan tekanan darah dan berakibat pada tekanan darah rendah yang simptomatik terutama diantara kaum tua. Pil-pil air (diuretics) seperti furosemide (Lasix) dapat mengurangi volume darah dengan menyebabkan buang air kecil yang berlebihan.

Obat-obat yang digunakan untuk merawat depresi, seperti amitriptyline (Elavil), penyakit Parkinson, seperti levodopa-carbidopa (Sinemet), gangguan fungsi penegangan (impotence), seperti sildenafil (Viagra), vardenafil (Levitra), dan tadalafil (Cialis) ketika digunakan dalam kombinasi dengan nitroglycerine, dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Alkohol dan narkotik-narkotik dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Kondisi-kondisi lain yang menyebabkan tekanan darah rendah Vasovagal reaction adalah kondisi umum dimana seorang yang sehat untuk sementara mengembangkan tekanan darah rendah, denyut jantung yang lambat, dan adakalanya pingsan. Vasovagal reaction secara khas ditimbulkan oleh emosi-emosi dari takut atau nyeri seperti pengambilan darah, memulai infusi intravena, atau oleh gangguan pencernaan.

Vasovagal reactions disebabkan oleh aktivitas dari sistim syaraf diluar kemauan (autonomic), terutama syaraf vagus, yang melepaskan hormon-hormon yang memperlambat jantung dan melebarkan pembuluh-pembuluh darah. Syaraf vagus mengontrol denyut jantung (memperlambat). Syaraf vagus juga mengontrol fungsi saluran pencernaan dan merasakan aktivitas di sistim pencernaan.

Jadi, beberapa orang-orang dapat mempunyai vasovagal reaction dari ketegangan pada waktu membuang air besar atau muntah. Postural (orthostatic) hypotension adalah kejatuhan yang tiba-tiba pada tekanan darah ketika seorang individu berdiri dari posisi duduk, berjongkok, atau terlentang.

Ketika seseorang berdiri, gaya berat menyebabkan darah turun ke vena-vena di kaki-kaki, sehingga lebih sedikit darah mencapai jantung untuk dipompa, dan sebagai akibatnya tekanan darah jatuh. Tubuh normalnya merespon secara otomatis pada kejatuhan tekanan darah dengan meningkatkan denyut jantung dan dengan menyempitkan vena-vena untuk mengembalikan lebih banyak darah ke jantung. Pada pasien-pasien dengan postural hypotension, reflex yang mengkompensasi ini gagal terjadi, berakibat pada tekanan darah rendah yang simptomatik.

Postural hypotension dapat terjadi pada orang-orang dari semua umur namun jauh lebih umum diantara kaum tua, terutama mereka yang berada pada obat-obat untuk tekanan darah tinggi dan/atau diuretics. Penyebab-penyebab lain dari postural hypotension termasuk dehidrasi, kekurangan adrenal (didiskusikan belakangan), istirahat di ranjang yang berkepanjangan, diabetes yang telah menyebabkan kerusakan pada syaraf-syaraf autonomic, alkoholisme dengan kerusakan pada syaraf-syaraf autonomic, dan sindrom-sindrom neurologikal tertentu yang jarang (contohnya, Shy-Drager syndrome) yang merusak syaraf-syaraf autonomic.
Bentuk lain dari postural hypotension terjadi secara khas pada individu-individu muda yang sehat. Setelah berdiri yang berkepanjangan, denyut jantung dan tekanan darah seseorang jatuh, menyebabkan pening, mual, dan seringkali pingsan.

Pada individu-individu ini, sistim syaraf autonomic secara salah merespon pada berdiri yang berkepanjangan dengan mengarahkan jantung untuk melambat dan vena-vena untuk melebar. Micturition syncope adalah kejatuhan sementara pada tekanan darah dan kehilangan kesadaran yang disebabkan oleh membuang air kecil (kencing).

Kondisi ini terjadi secara khas pada pasien-pasien yang lebih tua dan mungkin disebabkan oleh pelepasan hormon-hormon oleh syaraf-syaraf autonomic yang menurunkan tekanan darah. Kekurangan Adrenal,

contohnya, yang disebabkan oleh penyakit Addison, dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Penyakit Addison adalah kelainan dimana kelenjar-kelenjar adrenal musnah/hancur. Kelenjar-kelenjar adrenal yang rusak tidak dapat lagi menghasilkan hormon-hormon adrenal yang cukup (terutama cortisol) yang perlu untuk memelihara fungsi-fungsi tubuh yang normal. Cortisol mempunyai banyak fungsi-fungsi, salah satunya adalah untuk memelihara tekanan darah dan fungsi dari jantung. Penyakit Addison dikarakteristikan oleh kehilangan berat badan, kelemahan otot, kelelahan, tekanan darah rendah, dan, adakalanya, penggelapan kulit.

Septicemia adalah infeksi yang berat dimana bakteri-bakteri (atau organisme-organisme infeksius lain seperti jamur) memasuki darah. Infeksi secara khas berasal dari paru-paru (sebagai pneumonia), kantong kemih, atau di perut yang disebabkan oleh diverticulitis atau batu-batu empedu. Bakteri-bakteri kemudian memasuki darah dimana mereka melepaskan racun-racun dan menyebabkan tekanan darah rendah yang amat besar dan mengancam nyawa (septic shock), seringkali dengan kerusakan pada beberapa organ-organ. Anaphylaxis (anaphylactic shock) adalah reaksi alergi fatal yang berpotensi pada obat-obat seperti penicillin, intravenous iodine yang digunakan pada beberapa studi-studi x-ray, makanan-makanan seperti kacang-kacang tanah, atau sengatan-sengatan lebah (sengata-sengatan serangga).

Sebagai tambahan pada kejatuhan tekanan darah yang berat/parah, individu-individu mungkin juga mengalami hives, mencuit-cuit, dan leher yang membengkak dengan kesulitan bernapas. Shock disebabkan oleh pembesaran dari pembuluh-pembuluh darah yang mengandung darah dan keluarnya air dari darah kedalam jaringan-jaringan.

Mendiagnosis Dan Mengevaluasi Tekanan Darah Rendah 
Pada beberapa individu-individu, terutama yang relatif sehat, gejala-gejala dari kelemahan, kepeningan, dan pingsan menaikan kecurigaan dari tekanan darah rendah. Pada yang lain-lain, kejadian seringkali dihubungkan dengan tekanan darah rendah, contohnya serangan jantung telah terjadi untuk menyebabkan gejala-gejala. Mengukur tekanan darah, adakalanya dikedua posisi-posisi yang terlentang dan berdiri biasanya adalah langkah pertama dalam mendiagnosis tekanan darah rendah. Pada pasien-pasien dengan tekanan darah rendah yang simptomatik, seringkali ada kejatuhan yang nyata pada tekanan darah ketika berdiri, dan pasien-pasien mungkin bahkan mengembangkan gejala-gejala orthostatic.

Denyut jantung seringkali sangat meningkat. Sekali tekanan darah rendah telah diidentifikasi sebagai penyebab dari gejala-gejala, tujuannya adalah untuk mengidentifikasi penyebab dari tekanan darah rendah. Adakalanya penyebab-penyebabnya terlihat jelas (seperti kehilangan darah yang disebabkan oleh trauma, atau shock tiba-tiba setelah menerima zat pewarna x-ray yang mengandung iodine).

Pada waktu-waktu yang lain, penyebabnya mungkin diidentifikasi dengan pengujian: CBC (complete blood count). CBC mungkin mengungkapkan anemia dari kehilangan darah atau kenaikan sel-sel darah putih yang disebabkan oleh infeksi. Pengukuran-pengukuran elektrolit darah mungkin menunjukan dehidrasi dan penipisan mineral, gagal ginjal, atau acidosis (kelebihan asam di darah).

Tingkat-tingkat Cortisol dapat diukur untuk mendiagnosis kekurangan adrenal dan penyakit Addison. Pembiakan-pembiakan darah dan urin dapat dilaksanakan untuk mendiagnosis septicemia dan infeksi-infeksi kantong kemih.

Studi-studi radiologi, seperti x-rays dada, ultrasounds perut, dan computerized tomography (CT or CAT) scans mungkin mendeteksi pneumonia, gagal jantung, batu-batu empedu, pankreatitis, dan diverticulitis. Electrocardiograms (EKG) dapat mendeteksi denyut-denyut jantung yang lambat atau cepat secara abnormal, pericarditis, dan kerusakan otot jantung dari serangan-serangan jantung sebelumnya atau suplai darah yang berkurang pada otot jantung yang masih belum menyebabkan serangan jantung. Holter monitor recordings digunakan untuk mendiagnosis episode-episode yang sebentar-sebentar dari dari irama-irama jantung yang abnormal. Jika irama-irama abnormal terjadi secara sebentar-sebentar, EKG standar yang dilaksanakan pada kunjungan ke praktek dokter mungkin tidak menunjukan irama yang abnormal.

Monitor Holter adalah perekaman yang terus menerus dari irama jantung untuk 24 jam yang seringkali digunakan untuk mendiagnosis episode-episode yang sebentar-sebentar dari bradycardia atau tachycardia. Perekam kejadian yang diaktifkan oleh pasien. Jika episode-episode dari bradycardia atau tachycardia adalah jarang, perekaman Holter 24 jam mungkin tidak menangkap episode-episode yang sporadis ini. Dalam situasi ini, seorang pasien dapat memakai perekam kejadian yang diaktifkan oleh pasien untuk sampai dengan empat minggu. Pasien menekan tombol untuk memulai perekaman ketika ia merasakan timbulnya irama jantunga abnormal atau gejala-gejala yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah rendah. Dokter kemudian menganalisa rekaman-rekaman pada suatu waktu kemudian untuk mengidentifikasi episode-episode abnormal.

Echocardiograms adalah pemeriksaan-pemeriksaan dari struktur-struktur dan gerakan dari jantung menggunakan ultrasound. Echocardiograms dapat mendeteksi cairan pericardial yang disebabkan oleh pericarditis, luasnya kerusakan otot jantung dari serangan-serangan jantung, penyakit-penyakit klep-klep jantng, dan tumor-tumor yang jarang dari jantung. Pemeriksaan-pemeriksaan Ultrasound dari vena-vena kaki dan CT scans dari dada dapat mendeteksi deep vein thrombosis dan pulmonary embolism.

Tes-tes meja yang dimiringkan digunakan untuk mengevaluasi pasien-pasien yang dicurigai mempunyai postural hypotension atau syncope yang disebabkan oleh syaraf-syaraf autonomic abnormal. Sewaktu tes meja yang dimiringkan, pasien terbaring diatas meja penguji dengan infusi intravena yang dimasukan dimana denyut jantung dan tekanan darah dimonitor. Meja kemudian dimiringkan tegak lurus untuk 15 menit sampai 45 menit.

Denyut jantung dan tekanan darah dimnitor setiap beberapa menit. Maksud dari tes ini adalah untuk mencoba mereproduksi postural hypotension. Adakalanya seorang dokter mungkin memasukan epinephrine (Adrenalin, Isuprel) secara intravena untuk menginduksi postural hypotension.

Merawat Tekanan Darah Rendah Tekanan darah rendah pada subyek-subyek yang sehat tanpa gejala-gejala atau kerusakan organ tidak memerlukan perawatan. Bagaimanapun, semua pasien-pasien dengan gejala-gejala yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah rendah harus dievaluasi oleh seorang dokter.

Pasien-pasien yang telah mempunyai kejatuhan dalam tekanan darah yang utama dari tingkat-tingkat biasa mereka bahkan tanpa pengembangan dari gejala-gejala juga harus dievaluasi. Dokter perlu untuk mengidentifikasi penyebab dari tekanan darah rendah karena perawatan akan tergantung pada penyebabnya. Contohnya, jika obat menyebabkan tekanan darah rendah, dosis dari obat mungkin harus dikurangi atau pengobatan dihentikan, meskipun hanya setelah konsultasi dengan dokter. Penyesuaian obat oleh diri sendiri harus tidak dilakukan. Dehidrasi dirawat dengan cairan-cairan dan mineral-mineral (elektrolit-elektrolit). Dehidrasi ringan tanpa mual dan muntah dapat dirawat dengan cairan-cairan dan elektrolit-elektrolit oral (mulut). Dehidrasi sedang sampai berat biasanya dirawat di rumah sakit atau kamar darurat dengan cairan-cairan dan elektrolit-elektrolit intravena. Kehilangan darah dapat dirawat dengan cairan-cairan intravena dan transfusi-transfusi darah. Perdarahan yang terus menerus dan berat perlu dirawat segera. Septic shock adalah keadaan darurat dan dirawat dengan cairan-cairan intravena dan antibiotik-antibiotik. Obat-obat tekanan darah atau diuretics disesuaikan, diganti, atau dihentikan oleh dokter jika mereka menyebabkan gejala-gejala tekanan darah rendah.

Bradycardia mungkin disebabkan oleh obat. Dokter mungkin mengurangi, mengganti atau menghentikan obat. Bradycardia yang disebabkan oleh sick sinus syndrome atau heart block dirawat dengan pemacu jantung yang dapat ditanamkan. Tachycardia dirawat tergantung pada sifat dasar (nature) dari tachycardia. Atrial fibrillation dapat dirawat dengan obat-obat oral, electrical cardioversion, atau prosedur kateterisasi yang disebut pulmonary vein isolation.

Ventricular tachycardia dapat dikontrol dengan obat-obat atau dengan defibrillator yang dapat ditanam. Pulmonary embolism dan deep vein thrombosis dirawat dengan pengencer-pengencer darah, awalnya secara intravena dengan heparin, dan kemudian dengan warfarin (Coumadin) oral. Cairan Pericardial dapat dikeluarkan dengan prosedur yang disebut pericardiocentesis.

Postural hypotension dapat dirawat dengan meningkatkan masukan air dan garam, meningkatkan masukan dari minuman-minuman yang mengandung kafein karena kafein menyempitkan pembuluh-pembuluh darah, menggunakan compression stockings untuk menekan vena-vena kaki dan mengurangi pengumpulan darah di vena-vena kaki, dan pada beberapa pasien-pasien, penggunaan dari obat yang disebut midodrine (ProAmatine).

Persoalan dengan ProAmatine adalah bahwa ketika ia meningkatkan tekanan darah pada posisi tegak lurus, tekanan darah terlentang mungkin menjadi terlalu tinggi, jadi meningkatkan risiko stroke. Peneliti-peneliti Mayo Clinic menemukan bahwa obat yang digunakan untuk merawat kelemahan otot pada Myasthenia gravis yang disebut pyridostigmine (Mestinon) meningkatkan tekanan darah tegak lurus namun tidak tekanan darah terlentang. Mestinon, obat anticholinesterase, bekerja pada sistim syaraf autonom, terutama ketika seseorang berdiri.

Efek-efek sampingan termasuk keram perut yang minor atau frekwensi yang meningkat dari gerakan-gerakan usus besar.

Catatan: Masukan garam yang meningkat dapat menjurus pada gagal jantung pada pasien-pasien dengan penyakit jantung yang telah ada dan harus tidak dilakukan tanpa konsultasi seorang dokter.

Postprandial hypotension merujuk pada tekanan darah rendah yang terjadi setelah makan. Ibuprofen (Motrin) atau indomethacin (Indocin) mungkin bermanfaat.

Vasovagal Syncope dapat dirawat dengan beberapa tipe-tipe dari obat-obat seperti beta blockers [contohnya, propanolol (Inderal, Inderal LA)], selective serotonin reuptake inhibitors [fluoxetine (Prozac), escitalopram oxalate (Lexapro), paroxetine (Paxil), sertraline (Zoloft), citalopram (Celexa), fluvoxamine (Luvox)], fludrocortisone (Florinef) (obat yang mencegah dehidrasi dengan menyebabkan ginjal-ginjal untuk menahan air). Pemacu jantung dapat juga bermanfaat ketika seorang pasien gagal dengan terapi obat.
READ MORE - Selengkapnya

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails