Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

MENGENAL KEPUTIHAN PADA WANITA

Keputihan terjadi jika vagina mengeluarkan semacam lendir atau cairan seperti nanah. Setiap wanita secara normal akan mengeluaran sedikit cairan vagina, yang jernih, menyerupai warna susu atau sedikit kekuningan.

Jika pengeluaran cairan ini tidak menimbulkan rasa gatal atau tidak berbau busuk, mungkin hal ini bukan merupakan masalah.

Sering kali seorang wanita, terutama selama masa kehamilan, mengalami keputihan yang disertai rasa gatal di dalam vagina.

Keputihan ini dapat disebabkan oleh berbagai macam infeksi. Sebagian besar diantaranya mengganggu, namun tidak berbahaya.

A. Keputihan yang cair dan berbusa,
berwarna kuning kehijauan atau keputih-putihan, berbau busuk dengan rasa gatal. Penyakit ini menimbulkan rasa seperti terbakar di daerah kemaluan saat buang air kecil. Kadang-kadang alat kelamin terasa sakit dan membengkak.
Pengobatan :
Menjaga kebersihan alat kelamin tidak pada saat sakit keputihan, tapi sepanjang hari.
Membasuh vagina, atau douche dengan air hangat yang telah ditambah larutan cuka sulingan. Penderita harus melakukan douche sebanyak satu atau tiga kali sehari sampai ia sembuh. Jika tidak ada larutan cuka, gunakan perasan jeruk nipis.
Pada kasus yang berat, gunakan tablet atau suppositorial (pil peluru) vagina yang berisi metronidazole atau obat lain yang dianjurkan untuk Trichomonas. Untuk kasus yang sangat berat, minumlah tablet metronidazole sebanyak 2 gram dosis tunggal.

B. Cairan keputihan yang berwarna putih seperti keju lembut atau dadih dan berbau seperti jamur atau ragi roti.
Keadaan ini menunjukkan adanya infeksi yang disebabkan jamur atau ragi di kemaluan seorang wanita. Penderita akan merasakan efek gatal yang hebat, bibir kemaluan sering terlihat merah terang dan terasa sangat sakit. Selain itu saat buang air kecil terasa seperti terbakar.
Pengobatan :
Lakukan douche dengan air yang mengandung cuka atau dengan gentian violet yang diencerkan. Atau bisa digunakan tablet vagina nystatin atau suppositoria vagina. Memasukkan yoghurt ke dalam vagina merupakan pengobatan rumah yang manjur untuk mengatasi infeksi jamur.
Peringatan:
Jangan sekali-sekali memakai antibiotik untuk mengobati infeksi semacam ini. Antibiotik akan membuat infeksi jamur semakin hebat.
C. Cairan keputihan yang kental seperti susu dengan bau yang amis/anyir.
Keadaan ini dimungkinkan karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri Hemophilus. Diperlukan pemeriksaan khusus untuk membedakan infeksi trichomonas.
Pengobatan:
Lakukan douche dengan larutan cuka dan gunakan pula tablet vagina yang berisi sulfanthiazole sebanyak dua kali sehari selam dua minggu.

D. Cairan keputihan yang encer seperti air,
berwarna cokelat atau keabu-abuan dengan bercak-bercak darah, berbau busuk.Merupakan tanda-tanda infeksi yang lebih parah, atau mungkin kanker. Jika timbul panas, gunakan antibiotik ampicillin. Mintalah segera pertolongan dokter.
Penting:
Jika keputihan berlangsung lama, atau tidak sembuh dengan cara pengobatan, segera temui petugas kesehatan.
Beberapa tip mengobati keputihan (secara umum)
  • Bersihkan vagina secara teratur dengan menggunakan produk pembersih yang berbahan dasar susu
  • Hindari penggunaan produk berbentuk bedak karena akan memicu pertumbuhan jamur
  • Memastikan vagina selalu dalam keadaan kering saat berpakaian
  • Gunakan celana dalam yang kering, celana dalam yang mudah menyerap keringat layak untuk dijadikan pilihan tepat
  • Sebisa mungkin hindari pemakain celana jins karena akan mengganggu masuknya udara ke organ vital
  • Teratur mengganti pembalut saat menstruasi
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENGENAL KEPUTIHAN PADA WANITA"

Posting Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner