Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya

Info Tentang Penyakit Lupus


Penyakit Sistemic Lupus Erythemathosus (SLE) atau sering disebut lupus saja adalah penyakit di mana tubuh membentuk antibodi berlebihan, tetapi salah arah, yang kemudian akan menyerang jaringan tubuh sendiri. 

Akibatnya akan timbul gejala-gejala seperti kemerahan pada kulit wajah, nyeri sendi, demam, sariawan, rambut rontok, kerusakan ginjal, dan lain-lain. Penyebab timbulnya antibodi yang merusak tubuh sendiri itu diduga disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor genetika (keturunan), lingkungan, dan hormonal.

Faktor genetika hanya merupakan salah satu faktor, berdasarkan kenyataan bahwa banyak dari saudara kembar identik yang menderita lupus, juga menderita penyakit yang sama, serta meningkatnya jumlah penderita lupus yang merupakan saudara dari orang dengan lupus (Odapus). 

Namun, kenyataan bahwa pada kembar identik pun kemungkinan saudara kembarnya menderita lupus hanya 60 persen membawa pada kesimpulan bahwa ada faktor lain yang dapat menjadi penyebab. Jadi, walaupun seseorang memiliki gen penyebab lupus, harus ada faktor lain yang menyebabkan gen itu bekerja dan menjadi penyakit. 

Untuk diketahui, ada lebih dari satu gen yang diduga berkaitan dengan lupus. Faktor yang diduga juga berperan adalah faktor lingkungan yaitu paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari, stres, beberapa obat, dan virus.

Beberapa obat yang dapat mencetuskan lupus adalah klorpromazin (antipsikotik/obat penenang), isoniazid (obat TBC), metildopa (anti-hipertensi), hidralazin (diuretik yang sering digunakan dalam pengobatan hipertensi), dan prokainamid (obat jantung). Hormon juga diduga ikut berpengaruh berdasarkan fakta bahwa lupus sering terjadi pada wanita dewasa muda (selama masa reproduksi). 

Selain itu, penyakitnya juga sering memburuk selama kehamilan atau setelah melahirkan. Binatang percobaan yang disuntik oleh hormon-hormon wanita (estrogen) juga kemudian menampakkan gejala-gejala seperti lupus. 

Pertama, gen-gen penyebab lupus belum tentu akan dimiliki oleh keturunan Anda. Kedua, jika seseorang memiliki gen yang berkaitan dengan lupus, belum tentu kemudian akan menderita lupus karena masih dibutuhkan beberapa faktor lingkungan dan faktor lain yang mempengaruhi munculnya gejala lupus. 
Prof dr Zubairi Djoerban
READ MORE - Selengkapnya

Gejala umum dari Fibromyalgia (FMS)


Gejala umum dari fibromyalgia atau biasa yang disebut FMS (penyakit yang membuat penderitanya mengalami rasa sakit di sekujur tubuh) dan sindrom kelelahan kronis (ME/CFS) adalah sensitivitas tubuh terhadap dingin yang dapat membuat musim dingin menjadi sebuah pertempuran nyata. Dengan sedikit perencanaan, Anda dapat meringankan kondisi terburuk dari cuaca dingin.

Banyak peneliti percaya penyakit ini melibatkan sesuatu yang disebut Dysautonomia, yang berarti disregulasi dari sistem saraf otonom. Itulah yang mengendalikan homeostasis, menjaga hal-hal seperti detak jantung, pencernaan, dan suhu tubuh dalam parameter normal.

Dalam Dysautonomia, fungsi-fungsi otomatis bisa melenceng. Ketika kaki orang yang sehat dingin misalnya, sistem saraf otonom menendang agar terjadi reaksi, mengarahkan kembali aliran darah untuk menghangatkan daerah yang dingin. Selama situasi yang tidak ekstrim, tubuh harus mampu mengatasi pengaruh lingkungan. Dysautonomia membuat seseorang dengan FMS atau ME/CFS merasakan kaki dingin, namun tubuhnya tidak mampu beradaptasi dengan baik, sehingga kaki tetap dingin.

Bahkan ketika mengenakan kaus kaki tebal sekallipun tidak dapat membantu menghangatkan kaki. Nyatanya memang lingkungan memiliki dampak yang lebih besar pada tubuh. Pada beberapa orang, masalah ini mungkin cukup berat untuk dirasakan sendiri hal ini biasa disebut dengan sindrom Raynaud.

Apa itu sindrom Raynaud?
Ketika rasa sakit secara langsung membuat tubuh menjadi dingin tapi tidak ada kerusakan jaringan terjadi, itu disebut allodynia termal. Ketika dingin bertindak sebagai pemicu nyeri di sekujur tubuh dan terjadi pula di daerah yang tidak dingin, hal tersebut adalah proses FMS dan ME/CFS cenderung bekerja, dilansir dari laman Verywell.

Mencegah Masalah Kedinginan
Sejauh ini, belum ada pengobatan yang ditujukan untuk mengatur suhu dan mengurangi gejala yang berhubungan dengan dingin. Artinya penderita perlu menemukan cara untuk mengelola gejala-gejala tersebut. Cara terbaik adalah untuk mencegah diri dari paparan suhu yang terlalu dingin, seperti berikut ini.

  1. Menjaga kaki Anda tertutup selama cuaca dingin.
  2. Berpakaian hangat (namun, berpakaian terlalu hangat dapat memicu gejala sensitivitas panas).
  3. Minum minuman panas.
  4. Makan makanan panas seperti sup dan oatmeal.
  5. Segera pergi sebelum dingin datang.
  6. Panaskan mobil Anda sebelum Anda meninggalkan rumah, terutama dengan remote starter.
  7. Menjaga lingkungan Anda agar tetap hangat.
  8. Menggunakan selimut dan sandal.
REPUBLIKA.CO.ID, 
READ MORE - Selengkapnya

TIPS DIET DENGAN CUACA DINGIN



Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas California, terungkap bila cuaca dingin dapat membantu manusia untuk lebih cepat langsing. Tetapi jangan salah, cuaca dingin tidak akan mempercepat metabolisme Anda, lebih tepatnya memproduksi lemak baik.

Ya, di tubuh manusia sejatinya terdapat dua jenis lemak, yaitu lemak putih yang biasa dikenal dengan lemak jahat karena menimbulkan kegemukan dan lemak coklat atau lemak baik. Lemak coklat adalah lemak yang sering dibakar untuk mendapatkan panas tubuh.

Nah, pada orang yang langsing, jumlah lemak coklat tercatat lebih banyak dibanding pada mereka yang mengalami obesitas. Menariknya, cuaca dingin dapat meningkatkan produksi lemak coklat karena ikut meningkatkan produksi protein Zfp516.

Protein tersebut ternyata dapat merubah produksi lemak putih menjadi lemak coklat yang dapat dengan mudah dibakar tubuh. Hal ini tentu dapat membantu manusia menemukan cara terbaik untuk tetap langsing, mengingat proporsi lemak putih di tubuh manusia normal bisa mencapai 90 persen!

"Tercatat pekerja luar ruangan di Finlandia yang terpapar cuaca dingin mempunyai jumlah lemak coklat lebih banyak dari pekerja indoor, meskipun jumlahnya belum bisa menyaingi lemak putih," ungkap ilmuwan Universitas California, Daily Mail (09/01).

Penemuan ini kabarnya akan diaplikasikan untuk diet orang-orang yang mengalami obesitas dan diabetes. Salah satu caranya adalah lewat diet 'es'. Untuk melakukan diet ini, seseorang harus meminum air es di pagi hari, tidur di ruangan yang dingin (ber-AC), dan mandi dengan air yang dingin.
READ MORE - Selengkapnya

Bawang Putih di Pagi Hari



Dilansir Boldsky, bawang putih adalah antibiotik yang dapat menghilangkan banyak masalah kesehatan. Bumbu dapur ini dapat bekerja ketika dikonsumsi saat perut kosong. Bakteri dalam tubuh akan diatasi oleh kekuatan bawang putih. 

Bawang putih yang dikonsumsi saat perut kosong dapat mencegah gejala hipertensi. Bawang putih dapat meningkatkan sirkulasi darah dan juga membersihkan kandung kemih dan hati. Selain itu, bawang putih sangat cocok untuk dikonsumsi penderita diare. 

Bawang putih dapat merangsang nafsu makan dan meningkatkan pencernaan. Bawang putih juga dapat menangani tingkat stress dan dapat digunakan sebagai detoksifikasi. 

Namun, untuk orang yang memiliki masalah kesehatan seperti maag disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter sebelum mencoba obat tersebut. Selain itu untuk orang yang berada di bawah pengaruh obat disarankan untuk menghindari bawang putih karena dapat menyebabkan reaksi tertentu.
READ MORE - Selengkapnya

Arsip

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails