Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

JENIS PENYAKIT YANG TERJADI KARENA TERINFEKSI OLEH VIRUS


JENIS PENYAKIT YANG TERJADI KARENA TERINFEKSI OLEH VIRUS

Sel-sel pada tubuh manusia, terkait perkembangan dan fungsinya, dapat terganggu oleh adanya infeksi karena mikroorganisme yang disebut Virus. Tipe sel yang terinfeksi dan tipe virus yang menginfeksi akan menyebabkan penyakit dan gejala yang berbeda-beda juga.

Cacar Air (Varisela)
Penyakit cacar air, secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun dan lebih jarang menyerang orang dewasa. Hampir semua orang dewasa yang pernah mengidap cacar air tidak akan tertular lagi.

Penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini umumnya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit yang menjadi gejala utama cacar air. Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal yang kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 7-14 hari. Bagian-bagian tubuh yang biasa ditumbuhi bintil cacar air adalah wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki.

2. Campak
Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini akan memunculkan ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh.


Chikungunya
Chikungunya adalah virus yang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Nyamuk ini berperan sebagai perantara atau vektor yaitu organisme yang membawa virus chikungunya di dalam tubuhnya tanpa terjangkiti. Keduanya adalah jenis nyamuk sama yang menyebabkan demam berdarah.

Penyebab dan gejalanya yang serupa menyebabkan penyakit chikungunya sering didiagnosis secara keliru sebagai penyakit demam berdarah.

Chikungunya biasanya terjadi di daerah yang mengalami curah hujan tinggi. Kasus chikungunya telah teridentifikasi di sekitar 40 negara yang sebagian besar berada di Asia dan Asia Tenggara, Afrika Barat dan Timur, serta di sekitar Lautan Hindia.

Demam Berdarah (DBD)
Demam berdarah atau DBD adalah penyakit yang membuat penderitanya mengalami rasa nyeri yang luar biasa, seolah-olah terasa sakit hingga ke tulang.

DBD disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Diperkirakan bahwa ada seratus juta kasus demam berdarah yang terjadi pada tiap tahunnya di seluruh dunia. Sebagian diantaranya mewabah secara tiba-tiba dan menjangkiti ribuan orang dalam waktu singkat.

Ebola
Ebola menjadi pusat perhatian dunia karena epidemi yang akhir-akhir ini terjadi. Wabah kali ini tercatat sebagai yang paling tinggi sepanjang sejarah oleh WHO. Hingga saat ini, belum ada kasus Ebola yang ditemukan di Indonesia. Tetapi kewaspadaan harus tetap kita tingkatkan agar dapat terhindar dari penyakit mematikan ini.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dan dapat berakibat fatal jika segera tidak ditangani. Para pakar menduga bahwa virus Ebola sudah hidup dalam tubuh kelelawar pemakan buah atau codot. Virus tersebut kemudian menyebar ke hewan lain dan kemungkinan menjangkiti manusia melalui darah saat mereka membersihkan darah hewan buruan yang sudah terkontaminasi.

6. Flu
Semua orang pasti pernah mengidap flu. Penyakit ini terjadi akibat infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan.

Masa inkubasi flu termasuk singkat. Anda akan mengalami gejala hanya dalam beberapa hari setelah pertama kali terinfeksi. Masa di mana flu paling menular adalah sehari sebelum gejala muncul dan sekitar enam hari berikutnya.

Flu Babi
Flu babi adalah istilah untuk salah satu jenis influenza yang disebabkan oleh virus H1N1. Istilah flu babi muncul karena galur virus penyebabnya mirip dengan virus influenza yang menyebabkan influenza pada babi.

Pada tahun 2009, penularan penyakit ini terjadi secara global dan kemudian berakhir pada tahun 2010. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia terdapat kurang lebih 100 kasus infeksi flu babi di tahun 2009-2011. Meski demikian, langkah pencegahan tetap diperlukan dan salah satunya bisa melalui vaksinasi influenza tahunan.

Flu Burung
Flu burung merupakan suatu jenis penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Virus yang masuk ke tubuh manusia akan berinkubasi terlebih dahulu selama 3-7 hari sebelum menimbulkan gejala.

Seseorang yang terkena flu burung akan mengalami gejala utama, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, pilek, batuk, dan gangguan pernapasan.

Flu Singapura
Flu Singapura atau biasa dikenal juga dengan penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini biasanya menyerang anak kecil tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa.

Pengidap flu Singapura biasanya mengalami bintil-bintil air dan luka-luka di sekitar atau di mulut, tangan dan kaki. Tapi, terkadang luka-luka tersebut juga muncul di siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha.

Gondongan
Gondongan adalah penyakit yang menyebabkan kelenjar parotid (kelenjar yang memproduksi air liur) mengalami pembengkakan oleh karena infeksi virus. Kelenjar ini terletak tepat di bawah telinga di samping wajah. Karena itu orang yang mengalami gondongan, bagian sisi wajahnya akan terlihat membesar.

Penyakit gondongan merupakan penyakit menular dan umumnya diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu virus dari keluarga paramyxovirus yang penyebarannya mirip dengan virus flu, misalnya apabila kita turut menghirup udara yang terkontaminasi virus gondongan saat berada di dekat penderita gondongan yang bersin atau batuk.

Hepatitis
Hepatitis adalah timbulnya radang pada hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis. Ada lima tipe virus hepatitis yaitu hepatitis A,B,C,D,E masing-masing dengan gejala, cara penularan dan penanganan yang berbeda-beda.

Herpes Zoster
Herpes zoster umumnya dialami para manula, terutama yang berusia di atas 50 tahun. Penyakit yang juga dikenal dengan istilah cacar api atau cacar ular ini disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air, yaitu varisela zoster. Virus varisela yang menetap di dalam tubuh bahkan setelah cacar air sembuh, dapat kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster.

Penyakit ini umumnya tidak mengancam jiwa, tapi dapat menyebabkan rasa sakit yang parah. Karena itu, segera hubungi dokter jika Anda merasakan gejala-gejalanya agar dapat ditangani sedini mungkin.

HIV & AIDS
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus ini melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit.

Tidak ada obat untuk HIV, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini akan membuat orang yang terinfeksi untuk hidup lebih lama sehingga bisa menjalani hidup dengan normal.

Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Kutil
Kutil merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh virus Human papillomavirus atau HPV. Virus HPV hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Ada sekitar 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan, sementara 40 di antaranya memicu munculnya kutil kelamin.

Malaria
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit. Malaria menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh parasit. Malaria bahkan bisa mematikan jika tidak ditangani dengan benar.

Infeksi malaria bisa terjadi cukup dengan satu gigitan nyamuk. Malaria jarang sekali menular secara langsung dari satu orang ke orang lainnya. Contoh kondisi penularan penyakit ini adalah jika terjadi kontak dengan darah penderita atau janin bisa terinfeksi karena tertular dari darah sang ibu.

MERS
MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona. Asal virus korona belum diketahui secara pasti, tapi para pakar menduga bahwa virus ini kemungkinan besar berasal dari unta yang tinggal di Arab Saudi dan sekitarnya.

MERS memang menular, tapi penularannya tidak semudah flu biasa. Virus penyebab MERS umumnya menyebar melalui kontak langsung, misalnya pada orang yang merawat penderita MERS tanpa menerapkan pencegahan penularan terhadap diri sendiri.

Polio
Polio atau poliomyelitis adalah penyakit virus yang sangat mudah menular dan menyerang sistem saraf. Pada kondisi penyakit yang bertambah parah, bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kelumpuhan, dan pada sebagian kasus menyebabkan kematian.

Sejak awal tahun 2014, WHO (World Health Organization) telah menyatakan Indonesia sebagai salah satu negara yang bebas dari penyakit ini berkat program vaksinasi polio yang luas.

Rabies
Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit “anjing gila”, merupakan penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf.

Virus rabies yang ada pada hewan dapat menular pada manusia melalui gigitan, cakaran, atau bahkan jilatan, dan semburan air liur yang mengenai mata dan bekas luka di kulit manusia. Virus rabies berasal dari keluarga virus penjangkit mamalia yang disebut dengan lyssaviruses.

Roseola
Roseola atau dalam istilah medis lainnya disebut roseola infantum, merupakan infeksi virus yang menyerang bayi atau anak-anak dengan gejala utama berupa demam dan ruam merah muda di kulit. Usia enam bulan hingga satu setengah tahun merupakan usia yang paling rentan terkena kondisi ini.

Rubella
Rubella atau campak Jerman umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella dan dapat menyebar dengan sangat mudah.

Penularan utamanya dapat melalui titik-titik air di udara yang berasal dari batuk atau bersin penderita. Berbagi makanan atau minuman dengan penderita juga dapat menularkan rubella. Sama halnya jika Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda setelah memegang benda yang terkontaminasi virus rubella.

Virus Zika
Infeksi virus Zika terjadi melalui perantara gigitan nyamuk Aedes, terutama spesies Aedes aegypti. Penyakit yang disebabkannya dinamakan sebagai Zika, penyakit Zika (Zika disease) ataupun demam Zika (Zika fever).

Virus Zika yang telah menginfeksi manusia dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti demam, nyeri sendi, konjungtivitis (mata merah), dan ruam. Gejala-gejala penyakit Zika dapat menyerupai gejala penyakit dengue dan chikungunya, serta dapat berlangsung beberapa hari hingga satu minggu.

sumber : http://www.alodokter.com/virus/
READ MORE - Selengkapnya

JENIS PENYAKIT KULIT PADA ANAK-ANAK


JENIS PENYAKIT KULIT PADA ANAK-ANAK

Penyakit kulit menyerang pada anak-anak, gejala, penyebab & cara mengatasinya – Penyakit kulit sering sekali menyerang pada manusia terutama pada anak-anak. Hal ini bisa disebabkan oleh perubahan cuaca, alergi kulit, bakteri, jamur atau virus. Gejala terkena penyakit kulit paling umumnya adalah diawali dengan tanda-tanda seperti ruam merah, gatal-gatal atau merasakan rasa sakit pada kulit yang terkena penyakit kulit tersebut. Maka sebagai orang tua patut untuk mengetahui penyakit yang sering menyerang pada anak-anak, karena hal ini sangat penting sekali untuk cara mengatasi dan mencegah penyakit kulit pada anak-anak.

Berikut ini adalah penyakit kulit, gejala, ciri-ciri, penyebab & cara mengatasi berserta gambarnya.


1. Cacar air


Tanda-tanda atau gejala penyakit cacar air pada anak-anak adalah mengalami demam yang tinggi selama 1 hingga 2 hari. Kemudian timbul gelembung-gelembung yang berisi air di permukaan kult serta rasanya yang gatal, namun setelah gelembung pecah bekas tesebut akan mengering atau bisa menjadi koreng. Cacar air merupakan penyakit kulit yang cukup serius, maka sejak dini di wajibkan sekali mendapatkan vaksin cacar.

Baca Juga : Penyakit Kulit Cacar Air, Gejala, Penyebab & Cara Mencegah
Penyebab cacar air yakni dapat disebabkan oleh virus yang bernama herpes varicella zoster virus.



2. Impetigo


Gejala atau tanda-tanda penyakit impetigo pada anak-anak adalah berupa bintik-bintik merah namun kecil dan lalu kemudian melepuh yang berisi nanah dan akhirnya akan menjadi koreng. Impetigo ini sering terkena orang yang kurang menjaga kesehatan dan kebersihan. Penyakitnya banyak timbul dibagian wajah, tukai ataupun di lengan.


Penyebab impetigo yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Streptococcus pyogenes atau dikenal dengan nama Streptococcus beta hemolyticus grup A.

Cara mengatasi penyakit impetigo adalah dengan cara dokter memberikan antibiotik yaitu dalam bentuk pil atau salep.


3. Biang keringat

Gejala atau tanda-tanda biang keringat pada anak-anak adalah timbul bintik-bintik kecil yang memerah, bintik tersebut akan terasa sangat gatal, serta bintik berisi air.

Penyebab biang keringat yakni karena terjadinya tersumbatnya saluran keringat oleh sel-sel kulit mati. Biang keringat sering terjadi apabila dalam cuaca panas.

Cara mengatasi biang keringat yaitu tidak membutuhkan pengobatan khusus, hanya perlu dilakukan adalah hindari bayi dari suhu yang terlalu panas, dan memberikan pakaian yang longgar. Akan terapi apabila biang keringat menyerang orang lebih besar, anda bisa menggunakan krim hidrokortison atau lotion calamine yang bisa anda temukan di apotik.


4. Kadas

Gejala atau tanda-tanda penyakit kadas pada anak-anak adalah berupa lingkaran yang berwarna merah, bersisik serta melepuh, biasanya akan merasakan perih pada bagian tersebut, kemudian lama-kelamaan akan terbentuk sebuah lingkaran seperti cincin yang terus akan melebar semakin membesar.

Penyebab penyakit kadas yaitu jamur yang tumbuh pada kulit mati.

Cara mengatasi penyakit kadas yakni dengan cara menggunakan salep atau krim anti-jamur.



5. Eksim

Gejala atau tanda-tanda penyakit eksim pada anak balita adalah timbulnya ruam yang disertai dengan kulit yang berisisk, gatal-gatal. Gelembung kecil pada kulit.

Penyebab eksim adalah kecenderungan alergi atau asma. Dengan kecenderungan seperti itu sangat mudah terserang eksim. Selain itu penyebab lain penyakit eksim adalah atau daya tahan tubuh yang lemah.

Cara mengatasi eksim yaitu dengan memberikan lotion atau krim pelembab untuk membuat kulit terasa lebih lembab. Namun apabila dalam kasus sudah parah perlu anda konsultasi kepada dokter.


6. Hives

Gejala atau ciri-ciri penyakit hives pada anak-anak adalah kulit terasa gatal serta memerah seperti halnya luka kulit habis terbakar, penyakit hives dapat muncul di bagian tubuh mana saja, dalam jangka waktu beberapa hari penyakit kulit hives dapat menjadi tanda penyakit yang serius lainya.

Penyebab penyakit hives adalah reasi alergi, ob4t, suhu yang ekstrim, atau makanan yang dapat pemicu alergi seperti, kacang, udang, telur, tiram dan beberapa zat aditif juga dapat pemicu dari penyakit hives ini.

Cara mengatasi penyakit hives yakni dengan cara mengkomsumsi obat antihistamin, akan tetapi apabila disertai dengan sesak nafas serta wajah membengkak, maka segeralah konsultasi kepada dokter.


7. Kutil

Penyebab dari penyakit kutil adalah virus human pappilomavirus. Ialah virus yang dapat penyebab kanker serviks. Akan tetapi kutil bukan kanker, sebenarnya kutil tidak terlalu untuk di khawatirkan serta rasa sakit yang di timbulkan semakin hilang seiring dengan pertumbuhan kulit. Akan tetapi bagi penderita biasanya akan merasa malu.

Cara mengatasi kutil pada anak-anak adalah dengan cara bungkus bagian terinfeksi dengan kain bersih atau perban, hal ini juga dapat mencegahnya penularan. Kutil akan dapat hilang dengan sendirinya.


8. Roseola

Tanda-tanda atau gejala penyakit roseola pada anak-anak adalah ditandai dengan munculnya demam yang tinggi sekitar 39-40°C, serta timbulnya bercak kecil pada bagian wajah, punggung, lengan, atau kaki. Bercaknya berbentuk seperti bunga mawar, dan nafsu makan menjadi turun serta terlihat lemah lesu.

Cara mengatasi penyakit roseola adalah tindakan paling tepat adalah dengan cara konsultasikan kepada dokter agar ditangani dengan baik dan tepat.


9. Dermatitis kontak alergik

Gejala atau tanda-tanda dermatitis kontak alergi pada anak-anak adalah timbul ruam dalam waktu 24 sesudah kulit kontak langsung dengan allergen. Penyakit dermatitis ini kadang-kadang juga ada yang hingga melepuh, berair dan warna sangat merah.

Penyebab dermatitis kontak alergik yakni menyentuh bahan-bahan tertentu seperti sabun, deterjen atau makanan yang mengandung racun seperti beberapa tumbuhan yang sering menjalar dan pohon cemara.

Cara mengatasi penyakit dermatitis adalah gejala yang di timbulkan dari penyakit ini akan hilang dengan sendirinya, dengan menghilangnya pemicu alergi tersebut.


10. Fifth Disease (Eritema Infektiosum)

Penyakit yang umum menyerang anak-anak, penyakit ini juga disebut Slap face atau Slap cheek karena seperti orang yang kena tamparan. Gejala atau tanda-tanda penyakit Fifth Disease adalah demam ringan dan flu, lalu beberapa hari kemudian munculnya ruam di wajah yang melebar ke lengan, kaki bahkan tubuh, namun pada muncul ruam itu deman dan flu menghilang.


Penyebab dari penyakit kulit ini yaitu dari Parvovirus B19, penyakit ini sangat berbahaya apabila menyerang pada ibu hamil. Sebab dapat menyebabkan anemia berat yang rawan terjadinya keguguran, maka perlu sekali konsultasi pada dokter apabila penyakit ini menyerang ibu yang sedang hamil atau anggota keluarga anda yang terserang penyakit ini.
READ MORE - Selengkapnya

JENIS PENYAKIT KULIT SERTA KETERANGANNYA

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang macam dan jenis penyakit kulit. Sebenarnya daftar nama penyakit kulit itu sangat banyak mulai dari yang ringan hingga yang berat, pada umumnya dapat disebabkan oleh bakteri, alergi, jamur ataupun virus, yang dapat menyerang manusia. Itu tergantung sistem kekebalan tubuh anda, jika sistem kekebalan tubuh anda lemah, maka anda dapat terserang.


Bagi anda yang mempunyai bisul apalagi terletak dipantat. anda pasti sangat menderita sekali, kenapa ? karena anda tidak bisa duduk secara bebas. Memang bisul dapat mengganggu aktifitas anda sehari-hari, maka rajinlah menjaga kebersihan anda agar anda terhindar dari busul.

Lalu apa saja macam penyakit kulit ? Bagi anda yang ingin tahu ataupun tidak sabar ingin melihat, anda dapat melanjutkan membaca dibawah ini. Berikuti ini adalah jenis penyakit kulit dan gambar penyakit kulityang perlu anda waspadai.

JENIS PENYAKIT KULIT SERTA KETERANGANNYA


1. Bisul

Bisul dapat disebabkan oleh infeksi bakteri (staphylococcus aureus). Jenis penyakit kulit bisul mempunyai ciri yang khas seperti terdapat benjolan besar, kulit merah dan berisi nanah, bisul dapat tumbuh pada bagian yang lembab seperti pantat, ketiak, lipatan paha, leher bahkan kepala.

Faktor penyebab terkena penyakit bisul pada umumnya adalah. Kurangnya menjaga kebersihan diri, bahan kosmetik yang menyumbat pori-pori, luka yang sudah terinfeksi, dan pelemahan diabetes. Untuk menghindari hal ini terjadi, anda dapat melakukan dengan cara rutin menjaga kebersihan anda serta mengkomsumsi buah-buah agar sistem kekebalan anda terjaga.

2. Kurap

Kurap dapat disebabkan jamur. Gejala penyakit kulit kurap pada umumnya terdapat lingkaran-lingkaran dan bercak putih, bersisik lembab, terasa gatal, berair dan jadi tebal. kurap dapat timbul dibagian tekuk leher dan kepala, faktor penyebab kurap adalah tidak menjaga kebersihan, maka selalu menjaga kebersihan agar terhindar.


3. Kudis

Kudis dapat disebabkan sarcoptes scanbie var hominis. Gejala kudis seperti terasa sangat gatal di malam hari, biasanya kudis dapat timbul dibagian sela-sela tangan, sela-sela jari kali, pinggang, dibawah ketiak dan lain sebagainya.

Kudis merupakan penyakit yang mudah menular. Secara sengaja ataupun tidak sengaja bila tersentuh pada bagian kudis, untuk menghindari kudis, anda dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan disekitar anda.


4. Jerawat

Pasti semua orang sudah merasakan yang satu ini yaitu jenis penyakit kulit jerawat. Jerawat merupakan penyakit yang sangat umum terjadi oleh manusia, jerawat dapat disebabkan oleh bakteri yang berkembang di pori-pori, sehingga dapat menimbulkan jerawat. 


Selain timbul diwajah, jerawat juga dapat tumbul di tubuh. Cara untuk mencegah jerawat, dengan cara rajin menjaga kebersihan diri dan selalu mencuci muka.



5. Herpes

Herpes dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Herpes terdapat dua jenis, dikarenakan ada dua virus yang dapat menyembabkan herpes seperti virus herpes simpleks (HSV) dan virus varicella zoster.



6. Campak

Campak dapat disebabkan virus. Campak pada umumnya sering menyerang pada anak-anak, Campak ini merupakan penyakit akut menular. Gejala campak seperti demam, pilek dan bersin, nafsu makan mejadi turun, badan terasa lesu, dan radang mata. Setelah beberapa hari kemudian akan muncul ruam merah yang gatal dibeberapa bagian tubuh.



7. Cacar air

Cacar air disebabkan oleh virus. Ketika cacar air menyerang, tubuh akan mengalami demam, kemudian pada permukaan tubuh muncul bintik-bintik merah yang berisi air dan cepat menyebar. 

Bagi anda yang menderita cacar air. Jangan menggaruknya, karena pada saat sembuh akan meninggalkan bekas. Setelah beberapa hari kemudian, bintik-bintik tersebut akan mengering secara pelahan-lahan, disarankan untuk mengkomsumsi banyak vitamin seperti buah-buahan dan istirahat yang cukup, agar mempercepat proses penyembuhan.



8. Ketombe

Ketombe mempunyai gejala seperti berminyak, kulit merah, bersisik, terasa gatal dan bau, penyebab ini diduga seboroid yang terjadi di kepala atau sering disebut ketombe.


9. Panu

Panu dapat disebabkan oleh jamur. Jenis penyakit kulit panu ditandai dengan bercak putih, jika berkeringat terasa gatal. Bercak tersebut dapat berwarna putih, merah ataupun coklat tergantung warna tersebut.


Penyebab timbulnya panu disebabkan kurangnya menjaga kebersihan. untuk mengatasi panu tersebut dengan cara rajin membersihkan, diri dan harus segera diatasi karena panu cepat menyebar. Anda dapat memanfaatkan daun sirih + kapur sirih yang dicampur kemudian oleskan pada bagian panu.


10. Sariawan

Jenis penyakit kulit seperti sariawan disebabkan karena adanya pembengkakan dijaringan lunak. Sariawan menimbulkan rasa sakit pada bagian mulut atau pada bibir, yang berbentuk luka terbuka dan terasa sakit. Sariawan umum terjadi pada setiap orang.


11. Kutil

Kutil disebabkan oleh virus human papillmavirus. Kutil dapat menular dan tidak baik untuk estetika.


12. Impetigo

Impetigo disebabkan oleh dua bakteri staphylococcus pyogenes atau staphylococcus aureus. Untuk perawatannya tergantung jenis bakteri apa yang menyerang, Impetigo ini termasuk penyakit yang menular, impetigo dapat muncul dibagian leher, wajah, ataupun di tangan. 


Impetigo sering menyerang pada anak ataupun bayi yang baru lahir, impetigo jarang terjadi pada orang dew@sa. Namun Impetigo ini dapat sembuh dengan sedirinya dalam waktu dua hingga tiga minggu.


13. Eksim

Jenis penyakit kulit eksim dapat ditandai gejala seperti gatal-gatal pada kulit, menjadi merah, pecah-pecah, bersisik, dan terdapat gelembung-gelembung kecil yang isinya air atau nanah. Kulit yang sering terkena eksim adalah pada bagian kaki, tangan, telinga dan lipatan paha.



14. Psoriasis

Psoriasis ini merupakan jenis penyakit kulit yang sulit untuk didiagnosa. Psoriasis adalah penyakit yang tidak menular, gejala penyakit kulit psoriasis timbul bercak merah dan diatas terdapat sisik putih yang tebal serta menempel berlapis-lapis. Jika digaruk maka sisik putih tersebut akan rontok.


15. Melanoma

Melanoma adalah kanker kulit. Melanoma merupakan penyakit kulit berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi.


Melanoma merupakan penyakit kanker yang dapat menyebabkan perubahan pada tahi lalat. Salah satu tanda timbulnya melanoma adalah tahi lalat yang membesar, terjadi perubahan warna tahi lalat, dan peradangan disekitar tahi lalat.


16. Seborrheic keratosis

Seborrheic keratosis merupakan penyakit yang tidak berbahaya. Akan tetapi Seborrheic keratosis ini dapat membuat penderita menjadi minder atau malu. Namun Seborrheic ini sering dibedakan antara seborrheic keratosis dengan melanoma.


Melanoma merupakan kanker kulit yang berbahaya. Jika tiba-tiba menjadi berubah segera konsultasikan diri kedokter. Seborrheic keratosis dapat muncul dibagian perut, dada dan bahu. Ciri-cirinya bengkak dan terasa kasar, terasa tebal, berbentuk oval dan berwarna coklat, putih ataupun kunning. Orang yang terkena seborrheic keratois dikarenakan faktor genetic, sering terkena UV dan faktor usia.


17. Lepra

Lepra dapat disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae. Gejala penyakit kulit lepra ditandai dengan kulit tampak mengkerut, dan telah akut bakterinya dapat mengkomsumsi daging ataupun kuit.


18. Infeksi jamur

Infeksi jamur disebabkan oleh jamur. Jamur yang tumbuh dipermukaan kulit, yang dapat menyebabkan kerusakan serta terasa gatal. Bila tidak segera ditangani akan cepat menyebar.




19. Keloid

Keloid yang dapat timbul disekitar luka. Untuk memperbaiki luka dikulit, akan tetapi keloid tersebut berkembang tidak terkendali yang dapat meninggalkan daging seperti menonjol diluka tersebut, bahkan dapat lebih besar daripada lukanya.


20. Lupus

Jenis penyakit kulit seperti lupus dikarenakan sistem kekebalan terganggu. Sehingga virus dapat masuk melalui kulit, Lupus dapat menjadi masalah berlanjut jika tidak segera diatasi seperti ginjal, kulit, bahkan sistem syaraf.


21. Hemangioma

Hemangioma merupakan pertumbuhan daging pada kulit namun bukan kanker. Penyakit hemangioman disebabkan organ dalam biasanya pada hati, Hemangioma ini tidak disebabkan dari faktor luar. Orang yang terkena hemangioma kemungkinan sudah dari lahir. 


22. Rosacea

Rosacea merupakan gangguna penyakit kronis. Penyebab belum diketahui secara pasti. Ciri khasnya dari jenis penyakit kulit rosacea adalah terdapat lingkaran kecil yang berwarna merah dan berisi nanah. Rosacea dapat timbul di hidung, pipi, dan kening. 


23. Necrotizin Fascitis

Necrotizing fascetis disebabkan oleh bakteri streptococcus. Infeksi jaringan lunak yang dapat menghancurkan jaringan kulit, otot dan jarinan penghubung. Bakteri ini menyebar sangat cepat, infeksi ini dapat terjadi dari luka kecil. Jika anda terkena infeksi bakteri streptococcus segera konsultasikan diri kedokter.


24. Cutaneous Candidiasis

Cutaneous candidiasis disebabkan oleh bakteri. Jenis penyakit kulit ini tidak menggaggu kesehatan, kecuali jika terdapat jamur candida kemungkinan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Candidiasis dapat ditangani dengan cara perbaikan kesehatan tubuh dan hygiene.


25. Vitiligo

Vitiligo disebabkan oleh kehilangan pigmen kulit. Pigmen berfungsi sebagai pewarna, jika kehilangan pigmen tersebut, maka dapat menyebabkan sebagian warna menjadi bercak putih. vitiligo tidak dapat disembuhkan jika sel pigmen pada sudah tidak ada, akan tetapi jika masih ada kemungkinan dapat normal kembali.



26. Selulitis

Selulitis disebabkan oleh infeksi bakteri. Ciri Selulitis adalah berwarna merah, lunak dan terasa panas, dan bintik merah tersebut dapat menyebar dengan cepat. Jenis penyakit kulit selulitis bisa terasa nyeri dan sangat sakit, selulitis dapat terjadi pada kaki, dan juga pada tubuh. Selulitis harus segera ditangani karena cepat menyebar dan membahayakan.


27. Hypohidrosis

Hypohidrosis merupakan penyakit yang tidak dapat mengeluarkan keringat seperti normalnya. Dikarenakan kelenjar keringat tidaklah berfungsi dengan baik lagi. Ketidakmampuan berkeringat dengan normal dapat menyebabkanya tubuh menjadi panas, efeknya akan menyebabkan kejang-kejang dan juga dapat menyebabkan kematian.


28. Decubitus ulcers

Decubitus ulcers merupakan luka terbuka pada kulit. Decubitus ulcers biasanya muncul dibagian pantat, punggug, ankle ataupun pinggul. decubitus ulcers sering terjadi pada orang tua, cacat ataupun lumpuh.


29. Dermatomyositis

Dermatomyositisbelum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun para ahli memperkirakan dermatomyositis penyebabnya hampir mirip dengan penyakit auto immune.


Penyakit dermatomyositis merupakan pembengkakan cukup langka. Dimana otot yang membengkak, dan otot menjadi terasa lemas, Dermatomyositis dapat menyerang pada orang dew4sa ataupun anak-anak.


30. Molluscum contagiosum

Jenis penyakit kulit seperti molluscum contagoisum disebabkan oleh virus molluscum. Virus ini dapat menyebabkan tumor jinak, dengan berciri-ciri terdapat benjolan kecil pada kulit.


31. Fungal nail infection

Fungal nail infection disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit kulit ini sering menyerang dibagian kuku, infeksi ini bisa berkembang seiring berjalannya waktu, ada terdapat jenis-jenis infeksi jamur, jadi setiap jenis jamur dibutuhkan perawatan yang berbeda juga.


Infeksi jamur pada kuku bisa terjadi jika. : sistem kekebalan menurun, menggunakan kuku palsu, mempunyai jempol atau jari yang lembab jangka lama, wanita sudah lanjut usia, menggunakan sepatu terlalu kecil, mempunyai penyakit diabetes mellitus, dan berenang dikolam renang umum.


32. Schyosis vulgaris

Schyosis vulgaris merupakan jenis penyakit kulit yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Karena sel yang sudah mati berkumpul sehingga membentuk kerak di bagian luar.




33. Ingrown nails

Ingrown nails merupakan penyakit kulit yang terjadi pada jempol kaki. Rasa sakit yang ditimbulkan karena bagian sisi dari kuku tumbuh dan menembus kulit, akan tetapi ini tidak berbahaya, anda bisa untuk merawat sendiri dengan cara menjaga kuku tidak menembus kulit.

Namun apabila keadaan semakin parah dapat terjadinya infeksi yang lain. Penyebab ingrown nail disebabkan karena memotong kuku yang tidak benar, cedera pada bagian kuku, menggunakan sepatu terlalu kecil dengan kaki, dan bentuk kuku tidak simetris.


34. Pilonidal sinus

Pilonidal sinus merupakan pembengkakan kecil. Pilonidal sinus sering terjadi pada bagian atas lipatan pantat, apabila terjadi infeksi maka akan mengeluarkan nanah, dan baunya tidak enak. Pilonidal sinus ini juga dapat menimbulkan rasa yang sakit, dan pilonidal sinus dapat terjangkit pada pria yang sudah dew4sa.


35. Erysipelas

Erysipelas merupakan infeksi bakteri pada bagian luar. Erysipelas mempunyai kesamaan dengan Selulitis, yaitu infeksi terjadi pada bagian mesodermis . Penyakit kulit ini sering timbul dibagian kaki bahkan dapat diwajah.



36. Acrodermatitis

Acrodermatitis mempunyai nama lain sindrom gianotti-crosti. Jenis penyakit kulit ini dapat menyerang pada anak di usia 6 bulan hingga 12 tahun, walaupun acrodermatitis jarang terjadi, namun ini termasuk penyakit kulit dapat menular.


Acrodermatitis ditandai dengan demam, terasa lelah, dan terdapat benjolan yang berwarna ungu kemerahan yang gatal. Untuk penyebab penyakit kulit acrodermatitis belum diketahui secara pasti, akan tetapi virus epstier-bar adalah virus yang sering dikaitan dengan Acrodermatitis ini, selain virus tersebut ada virus lain yang dapat dikaitan dengan virus ini seperti virus syncytal, virus parainfluenza, dan cytomegalovirus.


37. Kista sebaceous

Kista sebaceous yaitu jenis penyakit kulit dengan pembengkakan pada kelenjar sebaceous yang berisi nanah. Penyebab kista sebaceous adalah pembengkakan sel basah, syndrome gardner, luka parut yang terinfeksi dan luka bekas operasi.


38. Diaper rash

Diaper rash merupakan iritasi. Diaper rash sering terjadi pada balita yang biasa umum terjadi, Diaper rash ini dapat menyebabkan warna merah dan rasa panas, karena bergesekan dengan popok bayi.


39. Hives

Hives disebabkan oleh reaksi terhadap alergi. Seperti alergi peng0batan, alergi benda-benda yang dapat menyebabkan iritasi dan menjadi alergi.

40. Dyshidrotic eczema

Dyshidrotic eczema. Merupakan jenis penyakit kulit dengan kondisi dimana terdapat benjolan yang dapat muncul dibagian telapak tangan atapun dibawah kaki, benjolan itu berisi cairan dan terasa gatal. Dyshidrotic eszema hanya dapat bertahan dua hingga tiga mingguan. Hal ini juga dapat dikaitan dengan alergi musim atau terlalu stres.
READ MORE - Selengkapnya

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails