Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya

Infeksi Saluran Kencing (ISK) Pada Wanita

Tahukah anda infeksi saluran kencing lebih sering mengenai wanita daripada pria?
Mengapa ?
Sebelum membahas lebih lanjut , mari kita ketahui dahulu tentang apa sih infeksi saluran kencing itu.
Infeksi saluran kencing adalah infeksi pada saluran kencing karena mikroorganisme. Paling sering disebabkan oleh E.Coli sebuah kuman pathogen yang hidup didaerah usus besar.
ISK atau infeksi saluran kencing secara klinik timbul sebagai ISK bagian bawah dan ISK bagian atas. ISK bagian bawah adalah ISK yang paling sering terjadi yang disebut “ urethritis atau cystitis.
ISK bagian atas biasanya sering disebabkan oleh kuman pathogen yang sama dengan ISK bagian bawah, hal ini terjadi karena ISK bagian bawah tidak diobati secara tepat sehingga kuman tersebut naik dari kantong kemih ke ginjal, dan dapat menyebabkan infeksi yang serius dari ginjal.
Jadi ISK atau infeksi saluran kencing, dapat diobati dengan pemberian antibiotic yang sesuai, jika tidak diobati dengan baik dapat menjadi komplikasi yang serius yang nantinya akan memerlukan pengobatan lebih lama.
Gejala dari ISK ini seperti:
  • Rasa nyeri sewaktu buang air kecil
  • Kencing keluar sedikit-sedikit
  • Sering kencing atau sulit menahan kencing
  • Darah didalam air kencing.
  • Nyeri tekan perut bagian bawah
  • Air kencing tampak bewarna keruh dan / atau berbau
  • Panas, mual atau muntah.

Mengapa wanita lebih sering terkena ISK ini?

  • Wanita lebih sering terkena ISK karena saluran urethra atau saluran kencing wanita lebih pendek dibanding pria. Ini menyebabkan bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih karena urethra (saluran kencing) lebih dekat ke sumber bakteri seperti daerah anus.
  • Pada wanita dengan seksualitias yang aktif, terdapat factor predisposisi lainnnya untuk berkembang menjadi ISK. Seperti; Penggunakan kontrasepsi diafragma (kondom wanita); Metode seksual yang dilakukan.
  • Pada wanita hamil, dapat lebih sering terkena ISK karena adanya perubahan hormonal dan perubahan dari posisi saluran kencing selama kehamilan..
  • Insiden ISK meningkata pada wanita dengan bertambahnya usia


Pencegahan
Beberapa tips untuk Mencegah ISK atau Infeksi Saluran Kencing;

  • Minum cukup air hal ini adalah untuk mengencerkan konsentrasi baktri didalam kandung kemih. Seperti kita tahu kebutuhan cairan tubuh kita sekitar 2 lt perhari.
  • Jangan menahan kencing. Menahan kencing hanya akan membuat bakteri berkembang.
  • Pakailah celana dalam dari bahan koton untuk menjaga area tersebut kering.
  • Hindari memakai celana yang terlalu ketat yang akan membuat panas dan basah/berkeringat, membuat area tersebut mudah untuk ditumbuhi bakteri.
  • Untuk wanita cara membersihkan kemaluan adalah mulai dari depan ke arah belakang, ini untuk mengurangi masuknya bakteri dari daerah anus ke area saluran kencing.
  • Seksualitas, Minumlah segelas air sebelum melakukan hubungan seks dan buang air kecil sebelum dan sesudah hubungan seksual.
  • Jika masalah penyebabnya adalah diafragma kontrasepsi maka coba untuk mengantinya dengan metode kontrasepsi yang lain.
  • Hindari mandi berendam. Mandi dengan shower atau siraman lebih baik daripada berendam.

Mudah-mudahan informasi ini dapat membantu anda dalam mencegah terjadinya ISK karena seperti dijelaskan bahwa ISK lebih sering terjadi pada wanita, dan ingatlah ISK yang tidak diobati dengan baik dapat berkembang menjadi komplikasi penyakit yang lebih serius yang memerlukan pengobatan lebih lama.


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails