Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan pasca melahirkan merupakan merupakan penyebab kematian ibu karena persalinan nomor 3. Pendarahan ini terjadi karena ibu kehilangan darah lebih dari 0,5 liter yang terjadi selama atau setelah persalinan tahap III, ketika plasenta (ari-ari) dilahirkan.

Apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya pendarahan pasca melahirkan? Penyebabnya bisa berupa:
Perdarahan yang berasal dari tempat melekatnya plasenta. Hal ini bisa terjadi jika rahim tidak berkontraksi dengan baik karena:

  • rahim terlalu teregang.
  • persalinan abnormal atau berlangsung lama
  • pemakaian anestesi pengendur otot selama proses persalinan.
Robekan pada persalinan spontan
Bagian plasenta yang tertinggal di dalam rahim
Kadar fibrinogen (faktor pembekuan darah) yang rendah.

Untuk membantu kontraksi rahim dan mencegah perdarahan, segera setelah plasenta lahir diberikan suntikan oksitosin. Jika dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir plasenta tidak lepas dengan sendirinya, maka plasenta dilepaskan secara manual (dengan menggunakan tangan dokter). Jika terjadi perdarahan hebat, maka untuk membantu kontraksi rahim, perut ibu dipijat dan terus diberikan oksitosin melalui infus dan kemungkinan perlu juga diinfus. Selain itu, untuk membantu kontraksi rahim bisa juga disuntikkan prostaglandin ke dalam otot rahim. Jika kontraksi rahim tidak juga berhasil dirangsang, bisa dilakukan penutupan arteri yang menuju ke rahim.

Dikutip dari www.medicastore.com

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Arsip

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails