Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

Mewaspadai Timbunan Lemak di Area Tubuh Ini

Waspadai timbunan lemak di daerah ini
Adanya timbunan lemak tidak cuma mengganggu penampilan karena membuat kulit tampak menggelambir. Di bagian-bagian tertentu, ada tidaknya timbunan lemak juga bisa menunjukkan adanya risiko penyakit serius sehingga perlu diwaspadai.



Bagian-bagian tubuh yang perlu diwaspadai jika sudah mulai ada timbunan lemak adalah sebagai berikut :

1. Perut
Timbunan lemak yang paling perlu diwaspadai adalah di bagian perut, yang sering membuatnya tampak buncit atau disebut dengan istilah obesitas sentral. Berbagai penelitian telah membuktikan adanya hubungan antara perut buncit dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

Timbunan lemak di perut juga menunjukkan terjadinya perlemakan hati, yang mempengaruhi sistem metabolisme. Produksi insulin juga terganggu sehingga pemilik perut buncit cenderung lebih rentan terkena diabetes melitus tipe 2.

2. Pinggang
Sama seperti yang terjadi di perut, timbunan lemak di pinggang juga berhubungan dengan risiko sakit jantung serta diabetes. Risiko kedua penyakit itu akan meningkat jika ukuran lingkar pinggang melebihi 94 cm pada laki-laki, atau 80 cm pada perempuan.

Namun di kalangan perempuan khususnya, timbunan lemak di pinggang cenderung lebih dianggap sebagai ancaman bagi penampilan daripada ancaman kesehatan. Tidak bisa dipungkiri, semua perempuan pasti mengidamkan punya pinggang ramping seperti jam pasir.

3. Bokong
Sebelum lemak terbentuk, jaringan pantat memiliki calon-calon lemak yang disebut preadiposit. Kecepatan tubuh dalam mengubah sel-sel preadiposit menjadi lemak dipengaruhi banyak faktor, salah satunya tekanan yang dialami pantat di bagian tersebut.

Makin banyak mendapat tekanan misalnya karena kebanyakan duduk, sel-sel adiposit akan makin cepat berubah menjadi timbunan lemak. Oleh karena itu, timbunan lemak di pantat bisa menjadi indikator bahwa seseorang terlalu banyak duduk dan kurang bergerak.

4. Paha
Jika timbunan lemak di tempat lain baru membahayakan kalau sudah berlebihan, timbunan lemak di paha justru berbahaya kalau tidak ada sama sekali. Paha yang kurus perlu diwaspadai karena menandakan kemungkinan terjadinya penumpukan lemak di tempat lain seperti jantung dan pankreas.

Penumpukan lemak di organ-organ dalam lebih berbahaya karena sulit dihilangkan. Selain itu, adanya tumpukan lemak juga akan mempengaruhi fungsi organ-organ tersebut sehingga memicu penyakit kronis yang kadang juga mematikan misalnya sakit jantung.

5. Leher
Lemak yang menumpuk di bagian leher bisa mempengaruhi jalan napas, terutama saat sedang tidur. Hal ini bisa menjelaskan mengapa orang gemuk cenderung lebih sering ngorok atau mendengkur dan mengalami sleep apnea atau henti napas selama tidur.

Dengkuran saat tidur tidak cuma mengganggu pasangan yang jadi susah tidur karena berisik, tetapi juga membahayakan orang yang ngorok itu sendiri. Tersumbatnya jalan napas pada orang ngorok membuat suplai oksigen menurun, sehingga rentan mengalami berbagai kerusakan organ.

6. Bahu dan lengan
Di bagian mana pun, timbunan lemak bisa menyebakan kulit makin berlipat-lipat. Lemak yang menumpuk di bagian bahu, punggung atas dan lengan bisa menyebabkan lipatan di sekitar tali bra pada perempuan dan juga di sekitar ketiak. Lipatan-lipatan ini bisa menjadi pemicu biang keringat maupun tempat bersembunyi bagi bakteri penyebab bau badan.

loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails