Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

Penyebab Anda Merasa Lelah Berkepanjangan



AKTIVITAS padat sepanjang pagi dan siang hari seringkali menimbulkan rasa penat, letih, dan tidak bertenaga di penghujung hari. Namun berbeda halnya, ketika rasa lelah kerap menghinggapi di awal hari.

Berikut lima hal yang mungkin menjadi sebab rasa lelah berkepanjangan.

1. Dehidrasi

Kurangnya cairan (air) dalam tubuh dapat menyebabkan menurunnya stamina. Dehidrasi moderat (atau setara hilangnya 3 persen dari berat badan) dapat mengganggu konsentrasi dan membuat Anda merasa lesu. Karenanya, sebelum merasa pusing atau mata berkunang, minumlah setidaknya setengah gelas air tiap jam. 

2. Telepon Seluler

Memeriksa ponsel jelang waktu istirahat dapat kembali meningkatkan aktivitas otak. Selain itu, cahaya (kedipan) lampu biru pada gadget/elektronik dapat menekan hormon tidur (melatonin), sehingga menyebabkan sulit tertidur.

Sebuah jajak pendapat pada tahun 2011 oleh National Sleep Foundation menemukan bahwa 20 persen orang usia 19-29 yang dibangunkan oleh panggilan, teks, atau e-mail setidaknya beberapa malam dalam seminggu, turun kualitas tidurnya. Sebaiknya matikan gadget sebelum Anda beristirahat. 

3. Obat

Sejumlah obat tertentu yang lazim dikonsumsi bisa memiliki efek samping menguras energi. Misalnya obat jenis antidepresan dan beta-blocker yang digunakan untuk mencegah migrain atau mengobati tekanan darah tinggi.

Jika konsumsi obat menimbulkan efek letih dan lesu, sebaiknya mintalah alternatif kepada dokter Anda. Atau disarankan untuk meminum obat (sesuai dosis) tepat sebelum Anda tidur.

4. Olahraga terlampau berat (Overtraining)

Kelelahan berkepanjangan bisa juga mendera mereka yang rutin berolahraga berat namun kurang waktu istirahatnya. Kadar hormon stres (kortisol) bisa timbul jika badan bekerja terlampau keras.

Overtraining dapat mengakibatkan perasaan kelelahan konstan, kinerja berkurang, perubahan saraf dan hormon, perubahan suasana hati dan kesehatan yang buruk.

Interval training (semburan aktivitas intens) dikombinasikan dengan latihan kekuatan (bergerak bebas berat dan berat badan) membantu menjaga kortisol di cek. Jika overtraining menjadi penyebab lelah berkepanjangan, ambillah waktu istirahat panjang, tiga sampai lima minggu. Atau pilihlah latihan dengan intensitas rendah.

5. Kurang Zat Besi

Kelelahan ekstrem merupakan penanda utama seseorang terkena anemia (defisiensi zat besi). Lelah yang ditimbulkan biasanya diikuti rasa tidak bertenaga dan keluhan tulang-tulang terlalu lemah untuk digerakkan.

Jika keluhan tersebut mendera, ambillah suplemen zat besi. Anda juga bisa menambah asupan makanan yang mengandung zat besi, seperti bayam, kacang kedelai, tahu, buncis atau kacang panjang. Zat besi penting bagi tubuh karena berfungsi mengangkut oksigen dan elektron untuk pembentukan energi.
loading...

Artikel Terkait

1 komentar:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails