Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

TIPS MENDAPATKAN KUKU YANG SEHAT

TIPS MENDAPATKAN KUKU YANG SEHAT
mypotik
TIPS MENDAPATKAN KUKU YANG SEHAT
Saat manikur, hindari menekan terlalu dalam kutikula karena akan menyebabkan radang dan infeksi (Foto - missha.co.nz)

Kuku yang sehat, biasanya memiliki warna alami yang cenderung pink, kuat, tidak mudah patah

Keinginan mendapatkan kuku terihat bagus dan cantik banyak cara dilakukan, diantaranya manikur. Namun, terlalu sering manikur, terutama sering menggunakan nail gel, ada bahayanya.

Kuku yang sehat, biasanya memiliki warna alami yang cenderung pink, kuat, tidak mudah patah dan tidak mudah mengelupas.

Terkait manikur, menurut penelitian dari bagian dermatologi New York University School of Medicine, nail gel itu bisa membuat kuku menipis, rapuh, terkelupas, dan pecah. Gel kuku juga menyembunyikan penyakit pada kuku.

"Menikur yang dilakukan terlalu sering, dalam waktu lama tidak baik buat kesehatan kuku dan jari-jari tangan, karena akan menyembunyikan tanda-tanda penyakit pada kuku," kata Chris Adigun, asisiten professor dermatologis dari University of New York.

Tidak semua nail gel tak baik baik kesehatan. Yang harus dilakukan adalah mencari nail gel yang benar-benar aman dan direkomendasikan oleh dermatologis. Karena banyak nail gel yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi kuku maupun kulit tangan. Bahkan bisa menimbulkan kanker kulit. Siapa yang mau tangan indahnya jadi tempat bersembunyinya penyakit berbahaya?

Berkiut beberapa tip bagaimana menggunakan nail gel agar tidak berbahaya bagi kesehatan kuku dan kulit;

  • Biarkan kuku tumbuh panjang tanpa dilapisi apapun. Kuku yang dibiarkan tumbuh akan menghilangkan kuku yang pecah dan rusak.
  • Gunakan krim penahan matahari sebelum menggunakan nail gel untuk meminimalisasi kerusakan akibat sinar matahari terhdap kulit dan kuku.
  • Saat manikur, hindari menekan terlalu dalam kutikula karena akan menyebabkan radang dan infeksi.
  • Gunakan cat kuku tradisional (seperti henna) daripada cat kuku ber-gel pada saat kuku sedang bermasalah, atau alergi terhadap bahan kimia.
  • Lembabkan kuku dengan mengoleskan pelembab kuku khusus untuk menghindari kuku pecah, rapuh, dan menipis.
  • Ketika menghapus cat kuku jangan dikelupas dengan kuku atau benda tajam.
  • Ketika menghapus cat kuku dengan aseton, bubuhkan hanya pada bagian kuku, kulit dan jari jangan sampai terkena untuk menghindari iritasi. Kalau perlu gunakan pelapis jari.
  • Bila melihat perubahan pada kuku, segera konsultasikan pada dokter ahli kulit atau dermatologis.
loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails