Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

MENCOBA MENGIKUTI POLA MAKANAN MENTAH


Orang sering sangat heran dan merasa begitu aneh mendengar sebutan pola makan mentah. Hal ini terjadi karena mereka tidak memperoleh konsep pola makan mentah secara keseluruhan. “Makanan kehidupan” atau “makanan mentah” secara umum mencakup makanan vegan (tanpa produk hewani sama sekali), tetapi juga melangkah setingkat lebih maju, yaitu menghilangkan makanan yang dimasak atau diolah. Makanan mentah memiliki enzim-enzim kehidupan yang akan hancur ketika makanan diproses dan dimasak. Selain itu, makanan yang diproses justru mengeluarkan racun dan menjadi sulit dicerna. Makanan mentah terutama terdiri atas bijian, sayuran, kacang, kecambah, buah segar yang tidak dimasak dan juga buah, bijian , kacang-kacangan dan rumput laut kering. Makanan mentah juga mencakup banyak jus segar dan air.

Mengikuti pola makan mentah akan membawa banyak keuntungan, seperti penambahan tingkat energi. Jika kita makan yang sarat dengan makanan mentah maka tubuh akan mencerna dan menyerap makanan dengan lebih cepat. Pencernaan menjadi lebih mudah karena makanan mentah masih memiliki banyak enzim secara lengkap yang berfungsi sebagai katalisator pada proses pencernaan. Jika kita makan makanan olahan maka tubuh akan mencari enzim yang diperlukan untuk pencernaan itu ke dalam jaringan tubuh kita. Proses pencarian ini memaksa tubuh untuk menghabiskan separuh energinya dan separuh lagi untuk meproduksinya. Tidaklah heran jika setelah kita makan makanan yang diolah maka tubuh kita menjadi stress, mengantuk dan kita menjadi cepat tua.

Keuntungan yang lain dengan mengikuti pola makan mentah adalah bahwa kita akan melindungi tubuh kita dari penyakit-penyakit akut seperti pilek, flu, campak dan banyak lagi. Jika kita memasak makanan maka kehidupan di dalamnya akan mati tidak bisa bernafas dan menjadi tidak sehat yaitu karena nutrisi yang mereka hasilkan terkuras habis. Coba bayangkan…. , jika kita menanam sebuah biji bunga matahari mentah dan sebuah biji matahari yang sudah dipasteurisasi (dimasak) di tanah, apa yang akan terjadi kemudian pada keduanya? Yang satu, yang mentah, akan tumbuh dan yang satu lagi akan membusuk dan terurai. Biji yang mentah memiliki sesuatu yang tidak lagi dimiliki oleh yang sudah dimasak, yaitu … KEHIDUPAN. Oleh karena itulah, makanan mentah juga sering disebut dengan “makanan kehidupan”.

Makanan mentah memelihara dan memperbaiki lingkungan internal tubuh dan memungkin tubuh untuk membersihkan dirinya sendiri dari sampah yang terakumulasi dalam tubuh yang terjadi ketika tubuh mempertahankan diri dari timbunan makanan yang dimasak. Nutrisi yang berlimpah yang terdapat dalam makanan mentah membantu menjaga kesehatan tubuh sehingga kesempatan tubuh untuk mendapat penyakit juga berkurang.

Ada manfaat sangat besar lagi dari makanan mentah, yaitu menjaga kebersihan lingkungan. Kita tidak perlu lagi risau dengan endapan minyak yang menempel di panci atau penggorengan sehingga kita harus merendamnya semalaman. Kita juga bisa langsung membuah sampah dapur untuk dipakai sebagai kompos atau pupuk organik dan/atau juga sebagai bahan biogas serta manfaat besar yang lain. Dengan demikian kita menjadi lebih sedikit memerlukan peralatan, tempat menjadi lebih rapi, sampah juga berkurang sangat banyak dan kita tidak ikut mencemari alam dengan memberikan limbah sisa yang beracun.

Makin banyak makanan mentah yang kita makan maka makin sedikit kita menyumbang kebohongan (hoax) industri makanan olahan yang mengatakan bahwa makanan mereka adalah “sehat”. Bayangkan jika tiap orang atau bahkan 60% saja dari sebuah negara mengikuti pola makan makanan mentah maka industri makanan akan tutup dan mulai memproduksi tanaman organik, menanam pohon sehingga jumlah plastik dan kertas yang mereka perlukan untuk mengepak produknya juga akan menjadi sangat berkurang sehingga akhirnya kita akan mendapatkan lebih banyak oksigen untuk semua yang ada di Bumi ini.

Manfaat yang kita dapatkan dengan pola makan makanan mentah jauh-jauh lebih besar daripada semua pola makan yang menggunakan makanan dimasak atau menggunakan suplemen. Bahkan hanya dengan menggantikan 40% hingga 50% makanan Anda menjadi mentah dan 100% vegan (termasuk daging, susu, telur, ikan serta produk turunannya) saja, tubuh akan menjadi sangat terbantu dengan sangat baik, dan kita akan segera melihat bedanya hanya dalam beberapa hari. Bualan bahwa makanan mentah dan vegan itu “tidak sehat, tidak bersih dan kurang nutrisi” seharusnya tidak pernah terjadi kecuali jika kita ingin menyangkali diri kita sendiri atau memperkecil kesempatan hidup pada tingkatan kehidupan yang lebih baik. Juga jangan pernah dengar iklan bualan para industri suplemen bahwa penganut pola makan mentah memerlukan suplemen atau tambahan nutrisi tertentu. Mereka yang menganut pola makanan sembarangan memerlukan tambahan nutrisi yang begitu banyak dan tak akan terpenuhi dengan hanya memberikan suplemen tertentu saja, yaitu karena suplemen hasil industri tidak mengandung enzim yang berguna sebagai katalisator agar mineral atau nutrisi di dalamnya bisa terserap dengan baik ke dalam tubuh. Lagi-lagi, mereka memerlukan makanan mentah.

Jadi, kenapa tidak langsung makan makanan mentah ketimbang harus mengkonsumsi berton-ton suplemen?
loading...

Artikel Terkait

2 komentar:

  1. I am extremely impressed along with your writing abilities, Thanks for this great share.

    BalasHapus
  2. Keep posting such good and meaningful articles. Good Job.

    BalasHapus

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails