Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

Mengenal Kanker Esofagus


Kanker esofagus adalah kanker yang terjadi di esofgus – pipa yang memanjang dari tenggorokan ke perut. Esofagus membawa makanan yang anda telan ke dalam pencernaan untuk dicerna.

Kanker esofagus bisanya dimulai pada sel di dalam jaringan esofagus. Kanker esofagus dapat terjadi di manapun sepanjang esofagus. Tetapi umumnya terjadi di bagian bawah esofagus.

GEJALA
  • Tanda dan gejala kanker esofagus antara lain:
  • Sulit menelan
  • Hilang berat badan secara tiba-tiba
  • Nyeri pada dada
  • Lelah
Pada tahap awal, kanker ini sering tanpa tanda atau gejala.

PENYEBAB & FAKTOR RISIKO
Penyebab

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker esofagus. Kanker esofagus terjadi ketika sel di dalam esofagus terjadi kesalahan pada DNA nya. Kesalahan ini membuat kanker tumbuh dan berkembang tidak terkendalikan. Akumulasi sel yang tidak normal ini membentuk tumor di dalam esofagus yang dapat tumbuh untuk menyerang jaringan terdekat dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Jenis kanker esofagus:

  • Kanker esofagus dibagi berdasarkan jenis sel yang terlibat. Mengetahui jenis kanker esofagus yang anda miliki membantu menentukan pilihan perawatan yang harus anda jalani. Jenis kanker esofagus antara lain:
  • Adenicarcinoma. Adenocarcinoma dimulai dari sel kelenjar penghasil lendir di dalam esofagus. Adenocarcinoma terjadi paling sering pada bagian bawah esofagus.
  • Squamous cell carcinoma. Kanker ini rata dan tipis di permukaan esofagus. Squamous cell carcinoma sering terjadi di bagian tengah esofagus. Squamous cell carcinoma adalah kanker esofagus yang umum di seluruh dunia.
  • Jenis langka lainnya. Kanker esofagus langka antara lain choriocarcinoma, lymphoma, melanoma, sarcoma dan kanker sel kecil.

Faktor risiko

Iritasi kronis dianggap berkontribusi pada perubahan DNA yang menyebabkan kanker esofagus. Faktor yang menyebabkan iritasi pada sel di dalam esofagus dan meningkatkan risiko kanker esofagus antara lain:
  • Alkohol
  • Cairan empedu yang naik
  • Mengunyah tembakau
  • Sulit menelan yang disebabkan achlasia
  • Minum cairan yang terlau panas
  • Kurang makanan buah dan sayuran
  • Makan makanan awetan
  • Gastroesophageal reflux disease (GERD)
  • Obesitas
  • Perubahan sel pra kanker pada esofagus (Barret’s esophagus)
  • Pengobatan radiasi pada dada atau perut bagian atas
  • Merokok
PENCEGAHAN

Anda dapat mengambil langkah untuk mengurangi risiko kanker esofagus. Seperti:
Berhenti merokok atau mengunyah tembakau.
Hindari meminum alkohol atau minum dalam batas wajar.
Makan lebih banyak buah dan sayur
Jaga berat badan sehat

Sumber : kimiafarmaapotek.com
loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails