Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

GANGGUAN MATA PADA BALITA


Beberapa Gangguan Mata Bayi Berair Yang Perlu Diperhatikan 
  • Kemungkinan infeksi jalan lahir. Jika tampak ada kotoran seperti nanah di mata bayi, segeralah diobati secara tuntas, karena dikhawatirkan bayi terinfeksi bakteri gonokokus.
  • Saluran air mata tersumbat. Keluarnya air mata berlebihan pada bayi dapat disebabkan karena penyempitan saluran air mata, yang normalnya dialirkan ke daerah hidung. Hal ini biasanya berlangsung sementara saja. Dokter biasanya memberi obat tetes antibiotik untuk menjaga agar tidak terjadi infeksi, dan orang tua diajari memijit pangkal hidung secara rutin setiap hari untuk membuka sumbatan.
  • Namun, jika mata tetap berair setelah dipijat, pembilasan dan penyelidik sistem drainase dapat dilakukan untuk melubangi membran penyumbat. Ini biasanya dilakukan ketika anak berusia kurang dari satu tahun. Pembilasan atau penyelidik dapat diulang jika mata tetap berair. Jika mata masih tetap berair setelah upaya upaya tersebut, diperlukan prosedur operasi kecil untuk membuka penyumbatan.
  • Upayakan Pencegahannya sebagai berikut :
  • Upayakan balita tidak tidur dengan wajah tertutup bantal, agar matanya tidak kemasukan kotoran atau debu pada bantal. Bila balita punya riwayat alergi, pakaikan pelindung mata, topi atau kacamata saat keluar rumah.
  • Biasakan anak tidak mengucek matanya, karena akan memicu mata perih, iritasi dan produksi air mata lebih banyak.
  • Gunakan obat tetes mata atau tisu bersih untuk mengusap mata balita bila terasa gatal dan perih.
Cara Pengobatan Tradisional 

  • Gunakan air rendaman daun sirih dengan dioleskan menggunakan kapas bersih pada mata bayi setiap pagi dan sore setelah mandi.
Cara pemakaian : 
    • Ambil beberapa lembar daun sirih 2 atau 3 lembar yang masih bersih.
    • Rendam dalam air hangat sampai airnya menjadi dingin.
    • Gunakan kapas, oleskan/usapkan pada mata yang berair atau belekan
    • Lakukan minimal 2 kali sehari setelah bayi dimandikan pada pagi dan sore hari.

Kebanyakan sumbatan akan membuka spontan sendiri sebelum umur 7 bulan, sehingga tidak lagi belekan dan jarang membutuhkan tindakan operasi. Kalau belekan bertambah atau usia anak lebih 7 bulan sebaiknya bawa ke dokter mata.
loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails