Informasi di blog ini hanyalah sekedar untuk tujuan informatif yang bersifat umum, Silahkan konsultasikan penyakit dan keluhan kesehatan Anda kepada ahlinya
loading...

INFORMASI PENYAKIT HERNIA

Hernia atau turun berok adalah turunnya buah zakar seiring melemahnya otot dinding perut. Penyakit ini memang kebanyakan laki-laki terutama anak-anak. Nama hernia berasal dari bahasa latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga.


Hernia dapat disebabkan oleh tidak sempurnanya penutupan kanal-kanal saluran perpindahan organ saat masih dalam kandungan, sehingga saluran yang seharusnya menutup tersebut, tetap terbuka dan menjadi titik lemah di dinding perut. Misalnya pada anak laki-laki, testis yang semula berada di dalam perut, akan berpindan ke lokasi normalnya sebelum bayi lahir, melalui suatu saluran khusus. Jika saluran tersebut tidak tertutup setelah bayi lahir, maka bayi dapat menderita turun berok/hernia.

Macam-macam Penyakit Hernia
Berdasarkan terjadinya penyakit hernia, penyakit ini terbagi menjadi dua jenis yaitu:
  • Hernia bawaan atau disebut sebagai kongenital
  • Hernia yang didapat atau disebut sebagai akuisita
Sedangkan berdasarkan letaknya, penyakit hernia terbagi menjadi empat jenis yaitu:
  • Hernia diafragma adalah organ perut menonjol ke dalam rongga dada lewat satu lubang pada diafragma (sekat yang memberi batas pada rongga dada dan rongga perut).
  • Penyakit hernia inguinal
  • Penyakit hernia umbilical yakni benjol yang masuk lewat cincin umbilikus.
  • Hernia femoral yakni benjolan di lipat paha yang lewat melalui anulus femoralis.
Menurut sifatnya, penyakit hernia terbagi menjadi lima jenis yakni:
  • Reponibel yaitu jika isi hernia bisa keluar masuk.
  • Irreponibel yaitu jika isi kantong hernia tidak bisa dikembalikan ke dalam rongga.
  • Strangulata yaitu jika mendapati keluhan nyeri karena pembuluh darah yang terjepit.
  • Incarserata yaitu didapatinya tanda obstruktif, contohnya tidak bisa buang air besar, tidak bisa buang angin dan ada rasa nyeri.
  • Hernia akreta yaitu keluhan rasa nyeri tidak ada dan tidak ada tanda sumbatan usus karena perlekatan tersebut.
Gejala penyakit hernia
  • Timbul nyeri di daerah perut bagian bawah
  • Rasa sakit atau nyeri ini akan sangat terasa ketika ada tekanan di dalam perut seperti saat batuk, mengejan atau mengangkat beban yang berat
  • Muncul benjolan di daerah selangkangan atau daerah perut, benjolan ini akan meningkat ukurannya ketika berdiri atau tekanan perut meningkat
  • Pada beberapa kasus timbul tonjolan tanpa disertai dengan rasa sakit yang jika terus dibiarkan bisa membuat hernia masuk ke dalam skrotum
  • Terkadang muncul rasa sakit yang disertai dengan demam
  • Jika usus sudah terjebak atau terjepit dalam jangka waktu lama bisa mengalami kerusakan yang ditandai dengan mual dan muntah
  • Timbul nyeri yang selalu hadir diikuti dengan gejala gangguan pencernaan
Selama ini lebih dikenal sebagai penyakit pria, karena hanya kaum pria yang mempunyai bagian khusus dalam rongga perut untuk mendukung fungsi alat kelaminnya. Berdasarkan penyebab terjadinya, turun berok/hernia dapat dibedakan menjadi hernia bawaan (congenital) dan hernia dapatan (akuisita). Sedangkan menurut letaknya, hernia dibedakan menjadi hernia inguinal, umbilical, femoral, diafragma dan masih banyak lagi nama lainnya.

Turun Berok atau Hernia bukanlah penyakit turunan dan dapat terjadi pada semua umur baik tua maupun muda. Proses terjadinya hernia pada bayi berbeda dengan hernia pada orang dewasa yang biasanya pada bayi, lebih sering disebabkan oleh kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Biasanya yang sering terkena hernia adalah bayi atau anak laki-laki. Pada orang dewasa, hernia terjadi karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena faktor usia.

Bagian hernia terdiri dari cincin, kantong, dan isi hernia itu sendiri. Isi hernia yaitu usus, ovarium, dan jaringan penyangga usus (omentum). Bila ada bagian yang lemah dari lapisan otot dinding perut, maka usus dapat keluar ke tempat yang tidak seharusnya, yakni bisa ke diafragma (batas antara perut dan dada), bisa di lipatan paha, atau di pusar. Umumnya hernia tidak menyebabkan nyeri. Namun, akan terasa nyeri bila isi hernia terjepit oleh cincin hernia. Infeksi akibat hernia menyebabkan penderita merasakan nyeri yang hebat, dan infeksi tersebut akhirnya menjalar dan meracuni seluruh tubuh.
loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru di inbox anda:

Delivered by FeedBurner

Related Posts with Thumbnails